Categories
Berita Berita KSP Kedeputian Kedeputian II

SP4N-LAPOR! Tingkatlkan Kualitas Layanan Aduan Masyarakat

JAKARTA – Kementerian PAN-RB bersama dengan Kantor Staf Presiden dan Ombudsman RI telah menyelenggarakan Kompetisi SP4N-LAPOR!. Acara ini bertujuan meningkatkan kualitas sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik serta memperluas penggunaan platform maupun integrasi platform ke LAPOR! di instansi pemerintah maupun unit pengelola layanan publik di bawahnya. Hal itu pun sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mendorong berbagai terobosan dalam pelaksanaan reformasi birokrasi, yang diaktualisasikan dalam pengembangan inovasi pelayanan publik sesuai dengan kebutuhan dan kondisi instansi serta pengelolaan SP4N.

Deputi II KSP Abetnego Tarigan menjelaskan, kompetisi ini diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi antara K/L/D dalam menyalurkan inovasi yang berkelanjutan. “Kami juga berharap solusi dan inovasi yang telah disalurkan melalui kompetisi ini tidak berhenti sampai sini saja namun dapat menjadi masukan bagi upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Pengelolaan pengaduan pelayanan publik sangat penting karena kebijakan publik yang holistik, partisipatif, dan berbasis evidence dan data menjadi fokus utama,” terang Abetnego, di Jakarta, Kamis (26/11).

Dia menambahkan, kompetisi SP4N-LAPOR! ini telah diselenggarakan untuk ketiga kalinya dan mendapat peningkatan peserta baik kuantitatif maupun kualitatif. KSP pun berharap agar kompetisi ini terus berlanjut  diselenggarakan oleh KSP, KemenPAN-RB, dan Ombudsman RI untuk tahun-tahun berikutnya dengan output inovasi yang lebih berkualitas,  beragam.dan berkelanjutan.

Kompetisi SP4N-LAPOR! yang dibuka pada 14 Agustus 2020 merupakan kegiatan penjaringan, seleksi, penilaian, dan pemberian penghargaan kepada penyelenggara pelayanan publik di lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah dan Unit Pelaksana yang menyelenggarakan Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik sesuai kriteria yang ditetapkan.

MenPAN-RB Tjahjo Kumolo menambahkan, salah satu faktor keberhasilan reformasi birokrasi adalah pelayanan publik yang memenuhi harapan masyarakat. Untuk itu, kata Tjahjo, peningkatkan pelayanan publik bisa dilakukan dengan memberikan penghargaan sehingga dapat merangsang setiap daerah. “KemenPAN-RB bersama pemerintah daerah melakukan stimulus untuk meningkatkan pelayanan publik di era pandemi. Lebih dari 500 daerah tingkat I maupun tingkat II,” ungkap Tjahjo.

Sementara Mendagri Tito Karnavian menegaskan kembali visi dan misi Presiden yang menekankan pentingnya birokrasi yang baik yaitu clean government dan clear government. Menurut Tito, meski birokrasi adalah tulang punggung di sistem pemerintahan, tapi pelayanan publik menjadi salah satu indikator penting. “Sehingga bukan suatu yang mudah untuk mengubah birokrasi Indonesia yang punya jumlah penduduk besar, wilayah besar, dan sistem pemerintahan yang desentralisasi. Sehingga diperlukan proses dan tahapan besar,” jelas Tito.

 Penyerahan Penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik, Inovasi Penanganan Covid-19 dan Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Terbaik Tahun 2020 kepada 15 pemenang di The Tribata Darmawangsa, Jakarta yang dihadiri Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Deputi II KSP Abetnego Tarigan.