Categories
Berita Berita KSP

KSP Perkuat Pengaduan Masyarakat untuk Kawal Program Presiden

Jakarta – Kepala Staf (Kastaf) Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menegaskan bahwa Kantor Staf Presiden (KSP) akan memperkuat fungsi pengaduan masyarakat sebagai bagian dari pemantauan pelaksanaan program prioritas Presiden. Menurutnya, suara masyarakat menjadi sumber penting untuk mengetahui secara langsung apakah kebijakan dan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya di lapangan.

Kastaf mengatakan, KSP memiliki peran sebagai penyambung antara pemerintah dan rakyat. Karena itu, pengaduan masyarakat tidak hanya dipandang sebagai laporan biasa, tetapi juga sebagai masukan langsung untuk melihat kondisi riil pelaksanaan program Presiden di berbagai daerah.

“Bahkan saya mendengar masyarakat 24 jam. Kalau ada hal-hal yang terkait program Presiden, laporkan kepada KSP. Saya ingin membantu orang, artinya membantu rakyat. Di KSP, saya ingin lebih banyak melihat dan merasakan langsung apa yang dialami masyarakat,” ujar Kastaf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman di Jakarta, Sabtu (04/05/2026).

Menurut Kastaf, pendekatan KSP tidak hanya dilakukan melalui dialog dengan pejabat atau elite pemerintahan, tetapi lebih mengutamakan dengan masyarakat yang secara langsung merasakan dampak kebijakan pemerintah. Ia menyebut suara pedagang kecil, pekerja harian, dan masyarakat bawah penting didengar karena mereka berada di garis depan penerima manfaat kebijakan negara.

“Kita berdialog bukan hanya dengan petinggi, tetapi juga dengan tukang cilok dan masyarakat kecil lainnya. Mereka yang paling langsung merasakan dampak dari kebijakan pemerintah. Dari situ kita bisa mengambil kesimpulan tentang kondisi masyarakat yang sebenarnya,” tegas mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu.

Kastaf menambahkan, setiap informasi dan pengaduan yang diterima KSP akan dilihat, didengar, diverifikasi, dan dikoordinasikan dengan kementerian atau lembaga terkait. Ia menyebutkan, saat ini sudah banyak laporan masyarakat yang masuk ke KSP dan sebagian masih terus dikoordinasikan, termasuk dengan Kementerian Komunikasi dan Digital.

“Kalau saya terima, saya lihat, saya dengar, lalu saya laporkan kepada Presiden, tentu itu akan menjadi bahan penting bagi pengambilan kebijakan. Kesibukan Presiden sangat besar, maka KSP harus membantu memastikan informasi dari rakyat tersampaikan dengan baik,” ujar Dudung yang kini juga masih menjabat Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional.

Kastaf menekankan, pemantauan lapangan penting dilakukan agar pemerintah tidak hanya bergantung pada informasi yang beredar di ruang publik, terutama informasi yang belum tentu benar. Karena itu, KSP akan terus memperkuat mekanisme pengaduan masyarakat, verifikasi lapangan, dan koordinasi lintas kementerian/lembaga agar setiap persoalan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Di lapangan, kalau ada yang tidak benar, akan saya sampaikan apa adanya. Bagi saya tidak perlu drama dan basa-basi. Saya tidak punya beban. Yang penting, apa yang dirasakan masyarakat bisa sampai kepada Presiden, sehingga program pemerintah benar-benar berjalan untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Categories
Berita Berita KSP

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman Resmi Membuka Football Seven League, Cari Bibit Unggul Menuju Kejuaraan Dunia Milan 2027

Jakarta – Ketua Umum Indonesia Football Seven Federation sekaligus Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, secara resmi membuka Football Seven League di Brilian Stadium, Jakarta, pada Sabtu (2/5/2026). Ajang ini menjadi momentum penting dalam pembangunan ekosistem sepak bola sekaligus menjadi wadah penjaringan talenta ( talent scouting ) untuk Tim Nasional Football Seven Indonesia.

“Hari ini adalah momen penting bagi kita semua. Kita membuka Football Seven League, sebuah kompetisi yang bukan hanya tentang pertandingan, tetapi tentang mimpi perjuangan dan masa depan sepakbola Indonesia,” ungkap Kastaf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman.

Kastaf menjelaskan bahwa liga ini diikuti oleh 26 klub terbaik yang telah melalui proses panjang yang kompetitif melalui sistem kualifikasi, promosi, dan degradasi dari ribuan klub di tanah air. Terdapat tiga kategori utama yang dikompetisikan pada edisi kali ini, yaitu Liga antar komunitas dan profesional, Corporate Super League antar perusahaan, dan Liga khusus untuk wanita.

“Ini menunjukkan bahwa Football Seven dibangun dengan fondasi yang serius, terbuka dan berkelanjutan. Ini adalah penyelenggaraan yang keempat dan setiap tahunnya kita terus bertumbuh,” tegas Kastaf.

Kastaf menegaskan bahwa kompetisi ini membawa misi besar membawa Indonesia ke kancah global. “Masa kita tidak bisa mendapatkan tujuh orang saja dari sekian juta penduduk Indonesia yang bisa ditampilkan di pentas dunia,” ujarnya. Talenta-talenta unggul ini dipersiapkan untuk mewakili Indonesia pada Kejuaraan Dunia di Milan, Italia, yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027 mendatang.

Sebagai bentuk keseriusan untuk mencapai standar global, Football Seven Indonesia juga telah resmi menghadirkan pelatih berkelas dunia, Shin Tae-yong, sebagai penasihat pelatih tim nasional.

Terkait pengembangan pemain, Kastaf menyampaikan pesan penting dari Shin Tae-yong bahwa kemampuan teknis pemain sepak bola Indonesia sebenarnya sudah sangat bagus. Namun, ada dua aspek krusial yang harus terus dibangun. “Pesan kepada kita, yang pertama kata Shin Tae-yong itu adalah disiplin. Kedua adalah mental,” pesan Kastaf pada para atlet. Ia berharap kompetisi ini mampu memupuk sportivitas, daya juang, kreativitas, dan mental generasi muda Indonesia.

Ke depannya, ajang penjaringan bakat ini tidak hanya akan terpusat di ibu kota. Kastaf memastikan bahwa tim pencari bakat akan melakukan tur ke berbagai daerah untuk mencari putra-putra daerah terbaik agar skuad timnas benar-benar merepresentasikan seluruh wilayah Indonesia. Saat ini kompetisi telah bergulir di lebih dari 10 kota dan ditargetkan untuk terus diekspansi hingga 50 kota melalui sistem regional.

“Ini bukan hanya ekspansi, ini adalah gerakan nasional, membuka akses, menciptakan ekosistem dan memberikan panggung bagi talenta di seluruh penjuru negeri,” tegas Kastaf.

Acara kemudian diresmikan dengan optimisme yang tinggi. “Mari kita jadikan Football Seven League sebagai rumah bagi mimpi-mimpi besar dan sebagai jalan menuju prestasi Indonesia di panggung dunia. Kita tidak hanya bermain, kita sedang membangun masa depan,” tutup Jenderal (Purn) Dudung sembari meresmikan pembukaan liga.

Categories
Berita Berita KSP

Pernyataan Pers Kepala Staf Kepresidenan Terkait Kecelakaan Kereta di Grobogan Jawa Tengah

Pernyataan Pers Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman S.E., M.M. M.H.

Innalillahi wa innailaihirojiun.

Hanya dalam hitungan hari, kecelakaan kereta kembali terjadi. Jumat dini hari, 1 Mei 2026, kereta Argo Bromo Anggrek menabrak sebuah mobil di perlintasan kereta sebidang di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Jawa Tengah. Sedikitnya empat orang meninggal dalam kecelakaan ini. 

Saya, Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menyatakan belasungkawa dan duka mendalam kepada keluarga korban. Insya Allah seluruh korban meninggal syahid.

Kecelakaan beruntun ini menjadi alarm pengingat untuk membenahi transportasi publik, khususnya kereta api. Armada, infrastruktur, hingga layanan terhadap publik harus dibarengi infrastruktur penopang seperti perlintasan kereta yang aman bagi keselamatan kereta yang lewat serta pengguna jalan lainnya.

Saat ini merupakan saat yang tepat untuk mereview dan mengevaluasi perlintasan kereta sebidang sebagaimana diminta oleh Presiden Prabowo Subianto. Terlebih di negeri kita, ada 1.800-an titik perlintasan kereta sebidang.

Perlintasan kereta sebidang itu sangat rawan. Untuk lokasi atau titik perlintasan kereta yang crowded, di Jakarta atau kota-kota besar lainnya, solusinya mungkin dengan membangun flyover. Anggaran untuk itu telah disiapkan sehingga langkah perbaikan dapat dipercepat.

Sebagaimana penekanan Presiden, PT Kereta Api Indonesia (KAI) perlu segera memastikan setidaknya early warning system dan respon mekanik otomatis. Yang juga penting adalah SOP yg menyangkut perlintasan sebidang. Pastikan sistem berjalan dan ada penjaga di perlintasan kereta sebidang.

Sesuai arahan Presiden, kita bekerja lebih keras untuk menyelesaikan kecelakaan kereta beruntun ini. Selain layanan yang baik, aspek keselamatan publik adalah prioritas utama dalam mengelola transportasi publik.

Categories
Berita Berita KSP

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman Deklarasikan Indonesia Football 7 Federation, Gandeng Shin Tae-yong Bangun Karakter Bangsa dan Prestasi Dunia

Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman secara resmi mendeklarasikan berdirinya Indonesia Football 7 Federation di Jakarta pada Kamis (30/4/2026). Dalam kepengurusan federasi yang mewadahi sepak bola tujuh lawan tujuh ini, Kastaf mengemban amanah sebagai Ketua Umum dan secara khusus menggandeng pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, sebagai Penasihat Teknik.

Dalam sambutannya, Kastaf menekankan bahwa pengembangan olahraga ini bukan semata-mata untuk meraih trofi, melainkan sebagai wadah strategis untuk membangun karakter generasi muda. “Melalui olahraga, maka akan terpaculah semangat patriotisme dan nasionalisme. Jiwa-jiwa kompetisi dan petarung yang pantang menyerah akan terbentuk,” ujar Kastaf.

Ia menambahkan bahwa generasi muda yang disibukkan dengan kegiatan positif dan berpikir tentang olahraga akan memiliki mental yang tangguh, sehingga terhindar dari pengaruh buruk maupun informasi-informasi yang menyesatkan.

Keyakinan Kastaf untuk membawa Football 7 Indonesia ke kancah global didasari oleh besarnya potensi sumber daya manusia nasional. “Dari 280 juta orang Indonesia, mestinya ada tujuh pemain hebat yang bisa masuk tim nasional,” tegasnya.

Ia menyoroti bahwa hambatan utama atlet Indonesia untuk bersaing di tingkat dunia seringkali bukanlah pada postur tubuh, melainkan pada aspek mental dan kedisiplinan. Oleh karena itu, pengalaman dan standar kedisiplinan tinggi dari Shin Tae-yong sangat dibutuhkan untuk memicu kekuatan mental para pemain.

“Alhamdulillah, Shin Tae-yong berkenan karena mencintai Indonesia,” ungkap Kastaf mengapresiasi kesediaan mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut untuk turut membangun persiapan menuju piala dunia.

Meski baru dideklarasikan secara resmi, Indonesia Football 7 Federation sebetulnya telah didukung oleh infrastruktur ekosistem yang masif, dengan sekitar 1.700 lapangan mini soccer di seluruh Indonesia dan telah bergulirnya liga secara rutin, termasuk liga untuk wanita. Federasi ini juga telah terafiliasi dengan International Football 7 Federation (FIF7) yang beranggotakan lebih dari 50 negara sejak tahun 2011.

Sebagai langkah pembuktian pertama, Timnas Football 7 Indonesia bersiap untuk berkompetisi di ajang bergengsi Intercontinental Cup yang merupakan kalender resmi FIF7 di Roma, Italia, pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2026 mendatang.

Dalam menjalankan program kepelatihannya, Shin Tae-yong tidak akan turun langsung ke lapangan, melainkan memantau dan memastikan arah perkembangan tim berada di jalur yang benar. Operasional kepelatihan Timnas Football 7 telah diisi oleh tenaga-tenaga profesional yang terdiri dari Pelatih Kepala Socrates Matulessy, Asisten Pelatih Difa Aryandra Zhafran, Pelatih Kiper Alfonsius Kelvan, Pelatih Kekuatan dan Kondisi Reyhan Airlangga, serta didukung oleh staf tambahan Yusuf Maulana dan Fisioterapis Asep Aziz. Pemusatan latihan rencananya akan dimulai satu bulan sebelum tim berangkat ke Roma.

“Dari lapangan kecil, kita bangun mimpi besar, dari komunitas kita melangkah ke dunia. Football Seven Indonesia dimulai hari ini, dan akan kita bawa hingga dunia mengenal Indonesia,” tutup Kastaf dalam naskah deklarasinya, yang diharapkan kelak federasi ini mampu mendunia dan bersinergi dengan PSSI untuk memajukan sepak bola tanah air.

Categories
Berita Berita KSP

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman Siap Tindak Tegas Temuan Praktik Tidak Benar di Program Prioritas Presiden

Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan  Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman S.E., M.M., M.H. menegaskan siap menindak tegas praktik-praktik tidak benar dalam pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Kastaf menjelaskan, Kantor Staf Presiden (KSP) memiliki tugas salah satunya sebagai penyambung antara masyarakat dan pemerintah serta monitoring program prioritas yang tidak secara langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Termasuk program prioritas nasional dan program unggulan nasional, program unggulan Bapak Presiden seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan sebagainya. Kalau tidak benar, pelaksanaan di lapangan akan saya babat nanti,” tegas Kastaf dalam pembukaan Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Selain mengawal program-program prioritas, Kastaf juga menekankan pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan sebagai pilar ketahanan nasional. Ia mengingatkan bahwa di tengah kondisi global yang diwarnai berbagai konflik, Indonesia sebagai negara yang memiliki beragam suku, bahasa, dan agama harus terus menjaga persatuan dan kesatuan.

“Nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang harus kita tetap pelihara, menghormati perbedaan, mendahulukan kepentingan umum, rela berkorban, pantang menyerah, gotong royong, optimisme, kekeluargaan, dan nasionalisme,” tegas Kastaf.

Dalam kesempatan tersebut, Kastaf mengajak masyarakat untuk bijak dalam menerima setiap informasi yang beredar di media sosial. Kastaf menjelaskan bahwa kewaspadaan akan setiap informasi sangat diperlukan di era post truth, dimana kebohongan dapat dipercaya sebagai kebenaran apabila disampaikan secara terus menerus.

“Oleh karenanya mari mata, telinga kita, kita pasang untuk tetap mendengar, tetap melihat, tetapi kepada hal-hal yang positif. Tidak kemudian terbawa dengan informasi-informasi yang menyesatkan,” terang Kastaf.

Menutup sambutannya, Kastaf mengatakan bahwa kemajuan suatu negara tidak semata ditentukan oleh kecerdasan, melainkan oleh kebaikan, moral, dan akhlak yang dimiliki bangsa tersebut.