Categories
Berita Berita KSP Kedeputian Kedeputian V Politik

Pos Lintas Batas Etalase Kemajuan Indonesia

JAYAPURA—Kantor Staf Presiden (KSP) meninjau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Skouw di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. PLBN terpadu Skouw berdiri sejak tahun 2006 dan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Mei 2017. Selain melakukan peninjauan, KSP juga menggelar rapat koordinasi dengan para pihak, antara lain TNI, Polri, Administrator PLBN Skouw, Imigrasi, Bea Cukai serta Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua.

Menurut Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani peninjauan dilakukan untuk melakukan monitoring terhadap sejumlah program prioritas nasional. “Salah satu isu strategis yang menjadi perhatian kami adalah kemajuan wilayah perbatasan,” ujar Jaleswari di Skouw, Papua, Selasa (8/12).

Pada kesempatan itu, Jaleswari menegaskan Presiden Joko Widodo memiliki komitmen yang tinggi terhadap sejumlah pos lintas batas negara. Karena pos tersebut menjadi etalase pertumbuhan bagi Indonesia. “Pada 13 Mei tahun ini Presiden memberikan arahan ada tiga PLBN yang diminta jadi pusat pertumbuhan ekonomi, yakni PLBN Aruk, PLBN Skouw, dan PLBN Motaain,” tambah Jaleswari.

Selain itu, KSP diberi tugas untuk memberikan dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam melaksanakan pengendalian program-program prioritas nasional, komunikasi politik, dan pengelolaan isu-isu strategis. “Karenanya kami dating kesini untuk memantau perkembangan PLBN Skouw. Ini sebuah program yang kami pantau sejak awal tahun 2020,” tambah Jaleswari.

Dalam tugasnya, KSP juga memiliki fungsi melakukan pengendalian isu-isu strategis seperti Pandemi COVID-19. Jaleswari menyatakan, KSP ingin mendapatkan perkembangan terkini pengelolaan perbatasan Provinsi Papua, dikaitkan dengan peningkatan pelayanan dan pengembangan PLBN Skow serta tantangan dan upaya-upaya khusus dalam situasi Pandemi.

Menanggapi hal itu, Administrator Pos Lintas Batas RI-PNG, Kota Jayapura, Yan Numberi, mengatakan pada pandemi COVID-19 saat ini pihak PLBN Skouw telah menyiapkan protokol kesehatan bagi para pelintas antara RI-PNG. “Kami siapkan dengan protokol kesehatan yang ada. Jadi lengkap sampai saat ini yang terkonfirmasi di rumah sakit belum ada dari PLBN skouw ini. Dalam keadaan aman,” kata Yan Numberi. Selain itu, pelayanan PLBN Skouw sendiri sudah bekerja sama dengan PNG terkait pemeriksaan dan penerapan protokol kesehatan pada masa pandemo Covid 19 kepada para pelintas.