Categories
Berita Berita KSP Kedeputian Kedeputian V Politik

KSP Pastikan PON 2021 Papua Tetap Patuhi Prokes

JAKARTA – Faktor pertahanan dan keamanan (hankam) bukan satu-satunya fokus utama penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua. Di tengah pandemi Covid-19, penerapan protokol kesehatan juga jadi perhatian. “Kita perlu merapatkan barisan dan saling berkoordinasi dari semua satuan pengamanan untuk mengamankan keberlangsungan PON Papua. Terkait Covid-19 tentu menjadi concern kita bersama – bagaimana kita mengelola kemeriahan acara tapi protokol kesehatan juga harus dijaga,” tutur Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodawardhani saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan PON XX/2021 dari Situation Room Gedung Bina Graha Jakarta, Jumat (5/3).

Oleh karena itu, Jaleswari menekankan pentingnya kehadiran aparat dan pengamanan sesuai protokol dan standar tertinggi namun tidak mencekam situasi kemeriahan PON XX/2021. Selain itu  Jaleswari juga mendorong peran aktif Pemerintah Daerah dan Tokoh Masyarakat untuk meningkatkan dukungan dan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan dan menjaga situasi kondusif di Papua selama pelaksanaan PON XX.

Hadir pada kesempatan ini, Kasdam Kodam Cenderawasih, Bapak Brigjen TNI Bambang Trisnohadi menerangkan, kriteria keberhasilan PON berdasarkan arahan Presiden harus sukses secara ekonomi, sukses dalam penyelenggaraan, sukses secara administrasi, dan sukses prestasi. “Kodam Cenderawasih sudah terlibat dalam berbagai aspek pengamanan PON XX, mulai dari pengamanan VVIP tingkat Presiden/Tamu Negara sampai pengamanan Kirab,” ungkap Bambang.

Sementara itu, Sekretaris Umum PB PON, Elia Loupatty menilai, secara keseluruhan kondisi keamanan menuju PON cukup baik, namun hal ini kita harus terus kawal ini bersama menuju PON. Elia juga bilang, aparat keamanan sudah terintegrasi dengan PB PON. Dalam hal ini, Kapolda Papua secara ex officio juga menjabat sebagai Koordinator Bidang Keamanan di PB PON.

Di sisi lain, Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Nyoman Shuida mengatakan, percepatan vaksinasi bagi masyarakat Papua menjadi salah satu kunci dalam kesuksesan pelaksanaan PON XX. “Untuk itu, Pemerintah Pusat siap untuk mengawal,” jelas Nyoman.

Adapun Staf Khusus Presiden, Bung Billy Mambrasar menyampaikan, perlunya melibatkan influencer Papua untuk “mendemamkan” PON. Selain itu, Billy juga berharap ada keterlibatan entrepreneur muda untuk menjadi supplier beberapa hal seperti merchandise, dan mendorong produk-produk lokal yang bisa dijadikan produk PON.

Pada Rakor Persiapan PON XX/2021 Papua ini turut hadir Wakil 1 Ketum KONI, Bapak Mayjen TNI (Purn.) Suwarno; DanSatIntelBAIS, Bapak Brigjen TNI Rio Firdianto; KaBinDA Papua, Bapak Brigjen TNI IGP Danny N.K.; Asdep Bidang Agama, Kesehatan, Pemuda & Olahraga, Sekretariat Kabinet, Supriyadi; Karo Hukum & Humas, Kemenpora, Bapak Sanusi; dan KabagBinOps Polda Papua, AKBP Baktiar Joko Mujioni.

Seperti diketahui, Pekan Olahraga Nasional XX (PON XX) atau PON Papua 2021 adalah ajang olahraga nasional utama yang diselenggarakan di Papua. Pekan Olahraga Nasional 2021 akan berlangsung pada 20 Oktober hingga 4 November 2021. Stadion Lukas Enembe menjadi lokasi utama penyelenggaraan edisi ini, baik upacara pembukaan maupun penutupan. Tagline yang diangkat pada edisi ini adalah “Torang Bisa” yang merupakan bentuk penyemangat khas Papua. Ajang ini semula akan diadakan pada tahun 2020, namun ditunda ke tahun 2021 sehubungan dengan Pandemi Covid-19.