Categories
Berita Berita KSP

Tinjau Sekolah Rakyat di Malang, KSP Kawal Pelaksanaan Program Prioritas Presiden untuk Perluas Akses Pendidikan

Malang – Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, meninjau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di SMP Negeri 16 Malang, Jawa Timur (12/6). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Kantor Staf Presiden (KSP) dalam mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden guna memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu maupun yang sempat putus sekolah.

Dalam peninjauan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan melihat langsung proses pembelajaran di sekolah rintisan yang saat ini digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Fasilitas tersebut dimanfaatkan sementara sambil menunggu pembangunan sekolah permanen yang direncanakan di kawasan sekitar.

Kastaf menjelaskan bahwa masih diperlukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait penyediaan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Untuk itu, KSP akan membantu mendorong koordinasi antara pemerintah daerah, Kementerian Pekerjaan Umum, ATR/BPN, dan Kementerian Sosial guna mendukung percepatan proses tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya lihat ini sekolah rintisan. Sekolah rakyatnya nanti akan dibangun di sekitar sini. Masih kita komunikasikan karena ada tanah yang sebetulnya bisa digunakan, tetapi masih punya kelurahan,” ujar Kastaf.

Menurut Kastaf, Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden yang dirancang untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak Indonesia dalam memperoleh pendidikan.

“Ini merupakan cita-cita Bapak Presiden Republik Indonesia. Sekolah Rakyat merupakan prioritas utama dari program beliau. Di sini kita lihat anak yang putus sekolah, anak yang karena tidak mampu dari desil satu dan dua, bisa bersekolah di sini,” katanya.

Dalam dialog dengan kepala sekolah dan para pembimbing, Kastaf memperoleh informasi mengenai berbagai tantangan pada tahap awal pelaksanaan program. Namun melalui pembinaan karakter dan moral yang dilakukan secara berkelanjutan, para siswa menunjukkan perkembangan yang positif, bahkan ada yang sudah berhasil meraih prestasi.

Kepala Staf Kepresidenan juga mengapresiasi dukungan yang diberikan kepada para siswa melalui penyediaan kebutuhan belajar dan penunjang pendidikan.

“Ini harapan Bapak Presiden, tidak ada lagi anak yang tidak sekolah. Semua mempunyai hak yang sama di dalam menempuh pendidikan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kastaf turut mengapresiasi karya lukisan salah satu siswa yang menggambarkan Istana Negara dan Bendera Merah Putih. Menurutnya, karya tersebut mencerminkan semangat serta nilai-nilai positif yang tumbuh dalam diri para peserta didik.

Terkait penyediaan lahan, Kastaf menegaskan pentingnya penyelesaian sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku agar proses pembangunan dapat berjalan tertib, akuntabel, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Melalui peninjauan ini, KSP memastikan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat berjalan sesuai arahan Presiden serta mampu menjangkau anak-anak yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan. KSP juga akan terus mengawal penyelesaian berbagai kendala di lapangan melalui penguatan koordinasi lintas sektor agar tujuan program dapat tercapai secara optimal. (KSP/Jerry).