Categories
Berita Berita KSP

Tinjau Langsung ke Cikarang, KSP Dudung Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Rampung Tepat Waktu

Bekasi, Jawa Barat – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman meninjau secara langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat II, di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Senin (18/5). Peninjauan lapangan ini merupakan bentuk pengawasan langsung Kantor Staf Presiden (KSP) untuk memastikan program prioritas Presiden berjalan lancar dan tepat waktu.

“Ini sebagai bukti nyata keseriusan Presiden, tentunya saya dari KSP ini adalah melaksanakan pengawasan dan pengendalian secara langsung program prioritas unggulan Bapak Presiden. Salah satunya adalah sekolah rakyat,” tegas Jenderal (Purn.) Dudung di lokasi proyek.

Kepala Staf (Kastaf) Kepresidenan memberikan apresiasi tinggi atas upaya percepatan pembangunan yang menunjukkan hasil luar biasa. Per 17 Mei 2026, progres fisik bangunan telah mencapai 65,24%, melampaui rencana awal yang diproyeksikan pada angka 53,66%. Dengan penyelesaian struktur bangunan utama tercatat sudah menyentuh 89,5%. Jenderal (Purn.) Dudung memuji kualitas infrastruktur tersebut, “Selain itu juga saya lihat struktur bangunan terbangun sangat baik ya. Karena memang yang membangun ini adalah Kementerian Pekerjaan Umum melalui penyedia jasa,” ucap Kastaf.

Untuk merampungkan sisa pekerjaan yang ada di Kabupaten Bekasi, kapasitas tenaga kerja di lapangan telah dimaksimalkan hingga mencapai titik optimal 795 orang beserta jaminan ketersediaan alat-alat berat utama. Upaya akselerasi juga mulai difokuskan pada tahap finishing bangunan, yang mencakup penyelesaian arsitektur, Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP), serta pengadaan furniture. Di lapangan, strategi adaptif melalui penyesuaian jam kerja turut diterapkan guna memitigasi kendala curah hujan.

Kastaf memastikan koordinasi lintas sektor dipastikan berjalan lancar. “Saya koordinasi dengan Bapak Bupati, dengan pimpinan proyek. Selama ini tidak kendala,” ungkap Kastaf. Pembangunan ini ditargetkan rampung seratus persen pada 20 Juni 2026 agar dapat digunakan bertepatan dengan dimulainya kalender akademik. Kepala Staf Kepresidenan menyatakan optimismenya, “Ini kan ngejar target di awal Juli itu kan sudah tahun ajaran baru. Ya, mudah-mudahan lah segera tuntas,” ungkapnya.

Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi ini dirancang secara khusus untuk melayani anak-anak dari keluarga rentan yang masuk dalam kelompok Desil 1 dan 2. Mengusung konsep asrama penuh (boarding school), fasilitas ini disiapkan untuk menampung 900 hingga 1.080 siswa yang terbagi dalam 36 rombongan belajar di jenjang SD, SMP, dan SMA. Berkat sinergi solid antara KSP, Kementerian PU, Kemensos, Pemda, hingga PLN, dan PDAM, seluruh utilitas dasar mulai dari listrik, air bersih, hingga sarana sanitasi dipastikan siap beroperasi sebelum siswa masuk.

Kastaf memastikan kebutuhan siswa akan dijamin secara menyeluruh oleh pemerintah tanpa dipungut biaya. “Kemudian sarana dan prasarananya juga lengkap, baik sarana olahraga, kemudian sarana bermain. Dan ini sekolah ini nanti gratis, kemudian baik pakaian maupun sepatu, makan termasuk snack ya,” papar Kastaf.

Ke depan, pemerintah menetapkan target pembangunan 500 Sekolah Rakyat di berbagai daerah dalam kurun waktu 5 tahun, atau kurang lebih 100 sekolah setiap tahunnya, melengkapi 93 sekolah yang sedang dalam proses pembangunan tahun ini. Kastaf menambahkan, pemerintah juga mendirikan Sekolah Garuda yang mempersiapkan talenta unggul di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

“Luar biasa program Prioritas unggulan Bapak Presiden ini. Dan ke depan Bapak Presiden ingin anak-anak Indonesia ini tampil dan bersaing di dunia internasional. Artinya mampu dan tidak kalah,” pungkas Kastaf Dudung penuh optimisme.