Tangerang, Banten – Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menyempatkan diri berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna Daan Mogot, Tangerang, Banten, pada Selasa (21/7/2026). Dalam ziarah tersebut, Jenderal (Purn.) Dudung menggelar doa bersama dan tabur bunga di pusara dua paman Presiden Prabowo Subianto, yaitu RM Soebianto Djojohadikoesoemo dan RM Soejono Djojohadikoesoemo.
“Hari ini saya bersama Pak Menteri (Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan) dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional menyempatkan waktu untuk nyekar dan berziarah ke makam leluhur Bapak Presiden. Ini adalah dua paman beliau, Pak Soebianto Djojohadikoesoemo dan Soedjono Djojohadikoesoemo,” ujar Jenderal (Purn.) Dudung.
Jenderal (Purn.) Dudung berziarah ke TMP Taruna Daan Mogot bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional di LPKA Kelas I Tangerang.
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal (Purn.) Dudung membagikan kisah singkat mengenai sejarah para pahlawan yang dimakamkan di TMP Taruna Daan Mogot. Ia menjelaskan bahwa pada masa lalu, military academy berada di beberapa daerah, seperti Yogyakarta, Malang, Tangerang, dan Palembang.
“Dulu kebutuhan perwira sangat banyak, sehingga dididiklah para perwira di military academy. Kalau sekarang sebutannya Akademi Militer. Nah, yang di sini adalah Military Academy Tangerang. Pada tahun 1946, terjadi pertempuran antara para taruna/perwira ini dengan pasukan Jepang yang saat itu belum sepenuhnya meninggalkan Indonesia. Dalam peristiwa tersebut, gugurlah para syuhada dan perwira kita,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan tradisi ziarah yang biasa dilakukan oleh para taruna sebelum resmi dilantik.
“Biasanya, taruna Akademi Militer sebelum dilantik berziarah terlebih dahulu ke sini (TMP Taruna), lalu ke Gatot Subroto, baru ke Ungaran. Waktu saya menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer pun tradisinya demikian,” jelas sosok yang pernah menjabat Gubernur Akademi Militer pada periode 2018–2020 tersebut.
Jenderal (Purn.) Dudung menegaskan bahwa TMP Taruna Daan Mogot memiliki nilai sejarah penting bagi para taruna yang akan dilantik, karena menjadi tempat peristirahatan terakhir para pahlawan yang gugur dalam Pertempuran Lengkong.
“Kita doakan, mudah-mudahan para almarhum diterima di sisi-Nya. Beliau-beliau adalah pahlawan yang telah memperjuangkan bangsa dan negara kita,” pungkas Kepala Staf TNI Angkatan Darat periode 2021–2023 tersebut.