Jakarta – Kantor Staf Presiden (KSP) bersama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) menyampaikan perkembangan terkini terkait capaian Program Prioritas Nasional, di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menyampaikan, salah satu program prioritas yaitu Makan Bergizi Gratis atau MBG hingga kini telah mencapai 61,2 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Program ini didukung 24.443 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di berbagai daerah, dimana sebanyak 32.869 SPPI bertugas memastikan operasional berjalan sesuai standar,” ungkap Qodari.
Qodari menjelaskan, sebanyak 8.700 SPPG telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Program ini juga melibatkan 94.056 pemasok termasuk 38.938 UMKM.
“Pemerintah menargetkan 82,9 juga penerima manfaat pada 2026, untuk itu jumlah SPPG ditingkatkan menjadi 32.000 unit untuk memperluas cakupan,” jelas Qodari.
Sekitar 70 persen belanja bahan pangan berasal dari produk lokal. “Program ini tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa. Implementasi terus diperkuat melalui pengawasan kualitas dan tata kelola,” tambah Qodari.
Peran KSP sebagai delivery unit, debottlenecking (penyelesaian hambatan), monitoring dan evaluasi, memastikan program berjalan dengan baik sesuai target dan dikomunikasikan dengan baik kepada publik. Penyampaian program ini merupakan komitmen transparansi pemerintahan Presiden Prabowo agar publik mendapatkan informasi langsung mengenai capaian, tantangan, serta langkah akselerasi ke depan.