Tangerang Selatan, Banten — Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menghadiri peresmian Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Serpong, Tangerang Selatan, Banten, yang baru saja mencetak sejarah sebagai madrasah negeri pertama di Indonesia berstatus IB World School pada Jumat (22/5/2026). Kehadiran Prof. Dudung dalam acara ini bertujuan untuk melihat langsung madrasah bertaraf internasional tersebut sekaligus mengawasi pelaksanaan program prioritas unggulan Presiden.
Mewakili Presiden Republik Indonesia dan Kantor Staf Presiden (KSP), Kepala Staf (Kastaf) Kepresidenan Prof. Dudung menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada MAN IC Serpong atas pencapaian luar biasa yang menempatkan madrasah tersebut sejajar dengan sekolah-sekolah terbaik di dunia. “Pemerintah selalu berdiri di belakang setiap ikhtiar untuk memajukan pendidikan anak bangsa, menjadikan madrasah sebagai pusat lahirnya generasi unggul yang kokoh imannya, kuat ilmunya, dan mulia akhlaknya,” tegasnya.
Dalam sambutannya yang menginspirasi, Kastaf menyoroti pentingnya peran madrasah di tengah kemajuan teknologi dan tantangan moral di era digital. Ia mengingatkan bahwa kemajuan digital tidak otomatis melahirkan ketenangan hidup dan seringkali memunculkan krisis etika jika tidak diiringi dengan nilai-nilai luhur.
“Madrasah bukan hanya tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi tempat pembentukan kepribadian dan peradaban,” ucap Prof. Dudung. Untuk menekankan pentingnya akhlak, Kastaf membagikan pengalaman pribadinya saat menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), di mana dirinya secara khusus merekrut santri menjadi tentara dengan keyakinan bahwa moral dan akhlak mereka sudah terjaga dengan baik.
Lebih lanjut, Jenderal (Purn.) Dudung menceritakan pengalamannya terkait lulusan terbaik Taruna Akademi Militer peraih Adhi Makayasa yang karirnya hancur dan hanya mencapai pangkat mayor akibat masalah karakter. Kisah ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari tingginya nilai akademik semata, melainkan dari pembentukan budi pekerti dan kualitas perilaku.
Kastaf Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman juga sangat mengapresiasi keberhasilan 26 siswa MAN IC Serpong tahun ini yang telah menerima Letter of Acceptance (LoA) dari universitas-universitas bergengsi dunia, di mana 14 di antaranya berhasil meraih Beasiswa Garuda 2026 dari Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi. Pencapaian nyata ini, menurut Prof. Dudung, merupakan wujud nyata kontribusi madrasah dalam mendukung agenda besar Asta Cita untuk mewujudkan generasi Indonesia Emas yang maju, berdaulat, berdaya saing, dan berkepribadian.
Menutup sambutannya, Prof. Dudung menyampaikan harapan besar kepada Kementerian Agama agar kesuksesan MAN IC Serpong ini dapat direplikasi di madrasah-madrasah lain di seluruh penjuru Indonesia agar tidak ada anak bangsa yang putus harapan.
Kepada civitas akademika MAN IC Serpong, Kastaf berpesan agar selalu menjaga pencapaian ini dengan kerendahan hati, tetap menjadi tempat anak bangsa belajar untuk menjadi jujur dan berakhlak, serta mau merangkul dan membimbing madrasah-madrasah lainnya. Dalam peresmian momentum bersejarah tersebut, turut hadir Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan Dirgayuza Setiawan.