Sukabumi — Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menegaskan pentingnya penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Bazar UMKM dan Bakti Sosial di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Dalam kesempatan itu, Qodari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Umum Para Raja Amar Maruf serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan. Menurutnya, Bazar UMKM tidak hanya menjadi ruang promosi produk pelaku usaha lokal, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Mulai dari khitanan massal, donor darah, bazar UMKM, hingga kreasi seni anak bangsa, semuanya mencerminkan semangat gotong royong yang masih sangat kuat di tengah masyarakat,” ujar Muhammad Qodari, Rabu (28/1/2026).
Qodari juga meninjau langsung sejumlah produk UMKM yang ditampilkan dan menilai banyak di antaranya memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Keterlibatan UMKM dalam rangkaian kegiatan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi lokal.
Berdasarkan data Kementerian UMKM tahun 2025, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 65,5 juta unit usaha yang menyerap sekitar 119 juta tenaga kerja atau setara 97 persen dari total tenaga kerja nasional, serta berkontribusi 61,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara di Kabupaten Sukabumi tercatat lebih dari 409 ribu UMKM, dengan 14.354 UMKM di antaranya telah dibina oleh Dinas Koperasi dan UKM setempat hingga Desember 2025.
“Angka ini menegaskan bahwa UMKM bukan hanya penggerak ekonomi lokal, tetapi juga pilar utama ketahanan ekonomi nasional,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, melalui Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, tengah menyiapkan Program Pasar 1.001 Malam sebagai langkah strategis untuk memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif. Program ini diarahkan untuk mengoptimalkan aset negara dan BUMN yang belum dimanfaatkan secara maksimal, dengan mengubahnya menjadi creative compound berupa pusat bisnis, ruang kreatif, dan area usaha berbiaya sewa terjangkau.
Program Pasar 1.001 Malam ditargetkan berkembang hingga 1.001 titik sebagai ruang pertumbuhan ekonomi rakyat yang berkelanjutan, serta mendapatkan dukungan penuh dari Presiden Prabowo sebagai bagian dari upaya membangkitkan perekonomian nasional secara inklusif. Dalam konteks ini, Kantor Staf Kepresidenan menjalankan peran sebagai delivery unit Presiden untuk memastikan kebijakan dan program strategis dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.
Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, penguatan UMKM diarahkan agar pelaku usaha dapat naik kelas, tidak hanya bertahan tetapi mampu meningkatkan skala usaha, kualitas produk, akses pembiayaan, dan daya saing pasar.
Menutup kunjungannya, Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan bahwa KSP juga akan mengunjungi dua lokasi terdampak bencana untuk memberikan perhatian langsung serta menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak.