Categories
Berita Berita KSP Kedeputian II

Moeldoko : Piala Presiden Esport 2021 Bangkitkan Sport Tourism Indonesia

Jakarta – Piala Presiden Esport (PPE) 2021 menjadi momentum untuk membuka pintu pariwisata Indonesia, terutama sport tourism. Pernyataan ini disampaikan Kepala Staf Kepresidenan RI Dr. Moeldoko saat kick off PPE 2021 di Jakarta, sabtu (9/10).

“Ini potensi yang luar biasa. Esports bisa mendatangkan sport tourism, dan ini  bagus untuk pariwisata Indonesia,” ujar Moeldoko.

Menurut Moeldoko, pengembangan pariwisata berbasis olahraga atau sport tourism saat ini tengah menjadi perhatian khusus pemerintah, dengan menggarap banyak even olahraga. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengembalikan geliat pariwisata Tanah Air yang terdampak pandemi.

Moeldoko juga mengajak berbagai lapisan masyarakat untuk mewujudkan terciptanya lingkungan yang mendukung semakin berkembangnya industri esport.

“Saya mengajak semua pihak berkolaborasi dan bersinergi dalam rangka memajukan industri esport, sebagai pengembangan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia, ” lanjut Moeldoko.

Kick off Piala Presiden Esport 2021 mempertandingkan enam game, yakni Mobile Legends, e-Football PES 2021, PUBG Mobile, Speed Chees, Free Fire, dan  game lokal Lokapala. Total hadiah yang diperebutkan Rp. 2 Miliar.

Pertandingan kualifikasi Piala Presiden Esports 2021 akan dimulai pada 9 Oktober 2021 pukul 15.00 WIB. Grand final Piala Presiden Esports 2021 diselenggarakan pada 19 Desember 2021.

Categories
Berita Berita KSP Produk KSP

Luncurkan Aplikasi BELA, KSP Jadi Percontohan Smart Government

Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dr. Moeldoko meresmikan peluncuran platform digital bernama Beranda Layanan (BELA) KSP yang diharapkan mampu mendongkrak performa kerja di lingkungan kantor pemerintahan, terutama KSP.

Aplikasi Bela KSP ini juga digadang-gadang menjadi Mega Apps untuk seluruh layanan yang menandai transformasi digital dalam ekosistem smart office di KSP.

“KSP menjadi role model untuk smart government office bagi Kementerian/Lembaga lain. Pemanfaatan teknologi ini akan mempercepat dan mengefektifkan pekerjaan pemerintah,” kata Moeldoko saat acara peluncuran di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (6/10).

Moeldoko juga berharap agar pilot project KSP ini mampu membuahkan respon yang positif dan kedepannya fitur pelayanan mampu dikembangkan. Purnawirawan Jenderal TNI tersebut juga mengatakan bahwa transformasi digital ini adalah kebijakan visioner karena masyarakat membutuhkan kecepatan. Oleh karenanya, cara-cara lama harus ditinggalkan.

“Ini adalah kekuatan yang ada di depan kita. Kita sudah punya banyak kesempatan untuk melakukan transformasi digital ini karena pemerintah sudah membangun banyak infrastruktur pendukung,” lanjutnya.

Kedepannya, Moeldoko juga berharap agar transformasi digital ini mampu memonitor semua kegiatan di lingkungan KSP sehingga menciptakan lingkungan kerja yang transparan.

Mega aplikasi Bela KSP setidaknya memiliki 6 fitur layanan yang dapat diakses melalui Android maupun iOS. Enam fitur tersebut adalah pemesanan ruang rapat, pemesanan jamuan rapat, time tracker kepegawaian, pelayanan teknologi informatika, katalog data, dan katalog aplikasi. Selain itu, aplikasi ini juga terintegrasi dengan beberapa Kementerian/Lembaga yang memberikan beberapa informasi terkini mengenai berbagai isu.

“Selanjutnya kita juga akan menambahkan fitur-fitur lain, seperti misalnya hak keuangan dan pemeliharaan kendaraan, informasi seputar kegiatan, dan bahkan informasi ringan seperti e-commerce di lingkungan kantor, undangan hajatan salah satu pegawai kantor dan lain-lain,” kata Kepala Sekretariat KSP Yan Adikusuma.

Categories
Berita Berita KSP Ekonomi Uncategorized

KSP Moeldoko: Indonesia Selalu Prioritaskan Ekonomi Hijau

Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menekankan komitmen Indonesia untuk mendukung ekonomi hijau (green economy) dan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Hal ini Ia tegaskan saat pertemuan dengan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (29/9), membicarakan tentang Kerja Sama Ekonomi antara Indonesia – Uni Eropa.

“Kita selalu tekankan bagaimana kita bisa memahami keinginan global terhadap keberlangsungan lingkungan hidup, mencapai standar-standar bekerja baik dan aman, serta penghargaan terhadap masyarakat lokal,” kata Moeldoko.

Kepala Staf juga menekankan bahwa prinsip ekonomi hijau akan menjadi salah satu prioritas Presidensi G20 Indonesia tahun 2022.

Dubes Uni Eropa Vincent Piket pun mengapresiasi langkah baik Indonesia ini, terutama karena kebijakan pro lingkungan ini sejalan dengan visi Uni Eropa.

Sebagai informasi, pada bulan Maret 2019 lalu, Komisi UE telah meloloskan aturan pelaksanaan (delegated act) atas Renewable Energy Directive/RED II. Dalam dokumen tersebut, Komisi UE menyimpulkan kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) mengakibatkan deforestasi besar-besaran secara global dan tidak mengkategorikan CPO sebagai bahan baku produksi biofuel.

Kebijakan ini juga mewajibkan negara-negara Uni Eropa untuk menggunakan RED II paling sedikit 32 persen dari total konsumsi energi negaranya dan bahkan berencana menghapus secara bertahap penggunaan kelapa sawit hingga 0% pada tahun 2030.

Kebijakan ini tentu akan mempengaruhi ekspor CPO Indonesia ke Uni Eropa. Padahal Indonesia merupakan negara penghasil kelapa sawit terbesar dunia dan Uni Eropa merupakan salah satu negara tujuan ekspor utama Indonesia.

Namun Moeldoko, yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), meyakinkan bahwa Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat melalui program peremajaan sawit rakyat.

Kebijakan ini akan menjamin kelapa sawit yang lebih berkelanjutan dan berkualitas, dan mengurangi risiko pembukaan lahan baru secara ilegal. Program peremajaan yang disubsidi oleh Pemerintah ini pun dikhususkan bagi perkebunan rakyat dengan kepemilikan lahan paling banyak 4 hektar per petani.

Moeldoko menekankan bahwa kebijakan ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah terhadap petani kecil di sektor sawit.

“Karena kalau masyarakat tidak memiliki kegiatan kelapa sawit, dia justru akan merusak hutan [untuk mencari pendapatan],” lanjutnya.

Sementara itu, Dubes Vincent Piket mengatakan bahwa Uni Eropa tidak pernah menutup pintu ekspor minyak kelapa sawit dari Indonesia. Terlebih dengan 20% impor minyak kelapa sawit Uni Eropa masih bergantung pada Indonesia. Uni Eropa juga masih akan berkomitmen untuk memberlakukan tarif rendah bagi Indonesia terkait ekspor impor CPO.

“Uni Eropa sedang melakukan riset kembali tentang minyak kelapa sawit, kedelai, biji canola, gula dan lain sebagainya. Kita sedang menunggu hasilnya. Kalau diperlukan agar kebijakannya dirubah, kami akan mengubahnya,” kata Vincent.

Categories
Berita Berita KSP Kedeputian V

Kunjungan Kerja di Jombang, Moeldoko Ziarah ke Makam Gus Dur dan Nostalgia Masa SMA

Jombang – Kepala Staf Kepresidenan RI Dr. Moeldoko melakukan kunjungan kerja di Jombang Jawa Timur, Jum’at (17/9).

Dalam kunjungannya, Moeldoko yang didampingi Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Rumadi Ahmad, berziarah ke makam Presiden RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di Pondok Pesantren Tebuireng.

Bersama pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfudz, Mantan Panglima TNI itu melakukan doa bersama dan tabur bunga.

“Gus Dur adalah bapak Demokrasi, bapak perdamaian dan toleransi. Sudah sepatutnya kita meneladani dan meneruskan perjuangan beliau,” tutur Moeldoko pada wartawan usai ziarah.

Moeldoko mengatakan, di tengah ancaman intoleransi saat ini, pemimpin bangsa sepatutnya mengambil pelajaran dari apa yang sudah ditanamkan oleh para pendahulu, salah satunya adalah Gus Dur.

“Kita sudah melihat bagaimana Gus Dur dulu sangat menjunjung perdamaian dan bisa menyatukan keberagaman. Semangat itu harus dijaga, jangan sampai dirusak oleh munculnya paham-paham baru,” sambungnya.

Selain berziarah ke makam Gus Dur, Kepala Staf Kepresidenan RI Dr. Moeldoko juga mengenang masa SMA dengan mengunjungi sekolahnya, yakni SMAN 2 Jombang.

Pada kesempatan itu, selain bertemu dengan guru dan teman-teman seangkatan, Moeldoko juga memberikan motivasi pada siswa.

“Impian itu harus diraih, jangan takut untuk menggapai impian kalian. Tidak ada yang tidak mungkin. Saya saja bisa, harusnya kalian juga bisa,” kata Moeldoko yang langsung disambut tepuk tangan siswa.

Moeldoko juga mengapresiasi pihak sekolah, yang sudah menjalankan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Saya harap prokes tetap dijalankan dalam pembelajaran tatap muka. Jangan sampai COVID-19 naik lagi, nanti kalian sekolah dari rumah terus, dan jadi generasi gedget,” ujar Moeldoko.

Di akhir kunjungan kerjanya, Moeldoko juga memantau langsung pelaksanaan vaksin COVID-19, di gedung serba guna Moeldoko Center.

“Kalau sudah vaksin pertama, nanti jangan lupa vaksin keduanya. Biar COVID-19 nya cepet hilang,” pesan Moeldoko pada peserta vaksin.

Categories
Berita Berita KSP Kedeputian Kedeputian V

Moeldoko : Pesantren Berperan Besar Tangkal Radikalisme

Kediri – Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko menegaskan, radikalisme dan intoleransi sudah menjadi ancaman nyata yang akan merusak integrasi bangsa. Pernyataan ini disampaikan Moeldoko, dalam kunjungan di pondok pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur, kamis (16/9).

“Paham radikal sudah menyusup di tengah – tengah masyarakat dan lembaga pendidikan. Ini harus kita waspadai, karena gerakannya tersistematis dan terstruktur,” tegas Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu juga mengingatkan, ancaman radikalisme menjadi bukti bahwa perang kebudayaan saat ini sudah terjadi. Tujuannya ingin melumpuhkan kekuatan keyakinan ideologi. Karena itu dibutuhkan pendidikan dan pembentukan karakter  secara komprehensif dan kolaboratif, diantaranya melibatkan peran pondok pesantren.

“Saya berkeyakinan bahwa pesantren adalah center of gravity dalam pembangunan karakter building,” kata Moeldoko.

Di hadapan pengasuh pondok pesantren Lirboyo, Moeldoko juga kembali mengajak pesantren untuk lebih aktif dalam pengendalian COVID-19.

“Saya menyampaikan apresiasi dari Presiden Joko Widodo, pesantren sudah berperan aktif menekan COVID-19. Saya harap kondisi ini tetap dijaga, jangan sampai kita kembali lagi di masa PPKM darurat, ” ujarnya.

Selain berkunjung dan bersilaturahmi dengan pengasuh pondok pesantren Lirboyo, Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko sebelumnya juga menjadi nara sumber seminar nasional bertema ” IAIN Kediri Menuju World Class University” di IAIN Kediri.