Workshop Strategi Nasional Reforma Agraria

Workshop Strategi Nasional Reforma Agraria

Workshop Strategi Nasional Reforma Agraria

JAKARTA- Kantor Staf Presiden (KSP) menyusun Strategi Nasional Pelaksanaan Reforma Agraria (Stranas PRA) sebagai rencana induk pelaksanaan reforma agraria yang akan dijalankan pemerintah 2016-2019. Sesuai arahan Presiden, penyusunan Stranas PRA melibatkan Kementerian dan Lembaga yang terkait, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Kementerian Koordinator Perekonomian.

Guna melengkapi, menajamkan, dan mematangkan naskah Stranas PRA, KSP menyelenggarakan workshop yang dihadiri perwakilan Kementerian dan Lembaga yang relevan. Workshop diselenggarakan di Istana Negara Cipanas, 11 – 13 Mei 2016. Dari workshop ini ditargetkan terwujudnya finalisasi naskah Stranas PRA untuk diserahkan kepada Presiden RI, kemudian diterbitkan sebagai Peraturan Presiden.

Kepala Staf Presiden Teten Masduki dalam sambutannya menekankan pentingnya reforma agraria dalam keseluruhan model pembangunan ekonomi bangsa. “Reforma agraria, intinya ada penguasaan tanah yang tidak merata, jadi ini merupakan bagian besar untuk menata kembali Indonesia. Supaya seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati bumi Indonesia” tegas Teten.

Ditambahkan, reforma agraria merupakan pekerjaan besar yang prosesnya akan memakan waktu. “Perlu waktu untuk menyempurnakannya. Soal ekonomi sangat dipengaruhi reforma agraria, termasuk dalam menyusun model-model pembangunan secara keseluruhan,” ujar Teten menutup sambutannya.

Close