Sustainable Development Goals Wujudkan kesejahteraan di Indonesia

Sustainable Development Goals Wujudkan kesejahteraan di Indonesia

Sustainable Development Goals Wujudkan kesejahteraan di Indonesia

JAKARTA- Indonesia akan mampu menjadi negara yang menyediakan kesejahteraan berkualitas apabila Pemerintah memiliki kesungguhan untuk melaksanakan Sustainable Development Goals (SDGs). Tolak ukurnya bisa dilihat dari tersedianya pelayanan kesehatan dan pendidikan. Tercukupinya perumahan dan pangan bagi seluruh kelompok masyarakat, serta berkurangnya ketimpangan.

Demikian kesimpulan dari diskusi antara Koalisi Masyarakat Sipil untuk SDGs dengan Kantor Staf Presiden 1 Oktober 2015 lalu. Koalisi Masyarakat Sipil untuk SDGs yang diwakili oleh INFID, Perkumpulan Prakarsa, Transparancy International Indonesia, KONTRAS dan Oxfam GB baru datang menghadiri Pengesahan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2015-2030 (SDGs) di PBB New York akhir September.

Koalisi ini menyampaikan 2 manfaat penting SDGs untuk Indonesia, yaitu sebagai panduan teknis bagi dan sebagai dasar legitimasi dari masyarakat terhadap setiap prioritas kebijakan pemerintah. SDGs juga bisa digunakan sebagai pedoman untuk mengajak berbagai stakeholder seperti kelompok bisnis, partai politik dan DPR untuk mendukung pelaksanaan agenda pembangunan berkelanjutan.

Diskusi ini dipimpin Deputi 1 KSP Darmawan Prasodjo bersama Staf Khusus KSP Noor Fauzi. Dalam diskusi yang berlangsung hangat ini, Darmawan menyambut baik masukan Koalisi Masyarakat Sipil untuk SDGs. Sugeng Bahagijo, Direktur Eksekutif INFID berharap Kantor Staf Presiden dapat mendukung persiapan pelaksanaan SDGs di Indonesia, dengan melibatkan berbagai stakeholder, seperti Pemerintah Daerah, DPR, kelompok bisnis dan masyarakat sipil.

Menurut Darmawan, KSP menaruh perhatian besar tentang SDGs karena tujuan SDGs dan Nawacita sejalan, yaitu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat. Ia juga mengatakan, keterlibatan stakeholder merupakan hal yang sangat diperhatikan Presiden.

Close