Sepuluh Finalis Lomba Masak Ikan Nusantara Siap Berlaga

Sepuluh Finalis Lomba Masak Ikan Nusantara Siap Berlaga

Sepuluh Finalis Lomba Masak Ikan Nusantara Siap Berlaga

JAKARTA – Menyemarakkan perayaan 72 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang tahun ini mengusung tema ‘Indonesia Kerja Bersama’, Sekretariat Negara, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kantor Staf Presiden, serta Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Primarasa.co.id, situs masak Femina Group, telah menyelenggarakan audisi dan roadshow Lomba Masak Ikan Nusantara di lima kota.

Dari road show Batam, Gorontalo, Biak, Jakarta, dan Pontianak terpilih 10 koki terbaik yang dapat mengolah ikan menjadi hidangan lezat serta bergizi. Juara dari Lomba Masak Ikan Nusantara ini akan mendapat kehormatan menyajikan hidangan bagi Presiden Jokowi di Istana Merdeka, pada peringatan HUT ke-72 RI, 17 Agustus 2017 pekan depan.

Kepala Staf Kepresidenan menggarisbawahi pentingnya menggemakan budaya makan ikan. “Presiden kita concern dengan anak-anak yang menderita stunting, begitu banyak anak kurang gizi padahal kita memiliki laut yang begitu luas. Kita ganti persepsi bahwa makan ikan itu keren, bergengsi, pemenang lomba ini akan memasak untuk presiden,” kata Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dalam konferensi pers di Grand Indonesia, Kamis, 10 Agustus 2017.

Keragaman masakan Indonesia sekaligus final Lomba Makan Ikan Nusantara akan dihadirkan dalam kemasan ‘Taste of Indonesia’ yang dipersembahkan oleh Femina Group pada 11-13 Agustus 2017 di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan.

Sepuluh finalis Lomba Masak Ikan Nusantara siap mendemokan resep andalan di hadapan publik, yakni Abdul Kadir asal Pontianak (dengan menu Botok Ikan Masak Putih), Anita Attu asal Gorontalo (Iloni Burger), Endang SN dari Batam (Es Datin), Matelda F. Maryen dari Biak Numfor Papua (Kerang Tumis Labu Kuning), Narti Buo asal Gorontalo (Ikan Santan Goroho), Non Lahibu asal Gorontalo (Woku Ikan Gabus Bambu Kuning), Ruben Jeremia asal Jakarta (Gabus Pucung Sambal Pete), Sri Ekowati asal Batam (Lontong Singkong Tongkol), Sri Sudaryani asal Batam (Lawar Cumi), dan Syamsudin asal Pontianak (Ikan Saos Kribang Daun Kesum Tabur Serundeng).

“Lomba Masak Ikan Nusantara ini hasil kerja bersama dan dukungan berbagai pihak dari komunitas, pemerintah pusat dan daerah, serta swasta. Presiden menantikan hasil kreasi masakan ikan dari masyarakat untuk beliau cicipi pada 17 Agustus nanti,” kata Teten Masduki.

rechel2Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Fory Armin Naway mengaku bersyukur ada tiga warganya masuk sebagai finalis Lomba Masak Ikan Nusantara. “Lomba semacam ini sangat bermanfaat untuk mempromosikan ikan, baik ikan danau maupun ikan laut yang banyak terdapat di Gorontalo. Selain fashion seperti kain dan tenunan khas, kuliner ikan menjadi sektor unggulan daerah kami,” kata Fory.

Terbukti menyehatkan

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang juga hadir dalam jumpa pers menegaskan pentingnya manfaat makan ikan. "Saya merupakan anggota Indonesian Gastronomy Assosiation, jadi saya sangat concern mengenai makanan. Ikan termasuk makanan sehat, karena mengandung omega 3, dan sekarang dijadikan makanan wajib para atlet kita. Jadi jelas apa yang atlet makan, sudah terbukti sehat," papar Rudiantara.

Taste of Indonesia diharapkan dapat menginspirasi banyak orang untuk melestarikan kuliner daerah. “Kuliner tidak hanya bisa dinikmati, tapi juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat, apalagi dengan kreativitas dan inovasi yang baik, karena kuliner bisa memiliki daya jual tinggi,” ungkap Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Sementara itu, Chef Vindex Tengker yang sekarang menjabat sebagai Vice President Inflight Service Garuda Indonesia menegaskan bahwa makanan Indonesia sudah saatnya berkembang di dunia internasional. “Tak kalah dengan negara lain, kita menghasilkan berbagai hasil laut kualitas sangat baik, contohnya tiram dari perairan Lombok,” katanya.

rechel3

Close