Revitalisasi Pasar Tumbuhkan Ekonomi Lokal

Revitalisasi Pasar Tumbuhkan Ekonomi Lokal

Revitalisasi Pasar Tumbuhkan Ekonomi Lokal

JAKARTA - Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla sangat serius dalam menata dan merevitalisasi pasar rakyat, pasar tradisional dan pasar modern. Masalah ini bahkan dibawa dalam Rapat Terbatas, 21 Februari 2017. Saat itu Presiden Jokowi menegaskan, “Pasar tradisional harus bersih, tidak becek, tidak bau, ada tempat parkirannya.” Presiden Jokowi menekankan, selain perbaikan fisik, juga dibutuhkan perbaikan manajemen pasar bagi para pedagang. Sampai 2019, Pemerintah dengan Kementerian Perdagangan sebagai leading sector menargetkan 5.000 penataan dan revitalisasi Pasar Rakyat/ Pasar Tradisional.

Dalam melakukan revitalisasi pasar, ada empat prinsip revitalisasi pasar yang dilakukan. Pertama, revitalisasi fisik yaitu  meliputi perbaikan dan peningkatan kualitas dan kondisi fisik bangunan, tata hijau, sistem penghubung, sistem tanda/ reklame dan ruang terbuka kawasan.

Kedua, revitaliasi manajemen. Pasar harus juga mampu membangun manajemen pengelolaan pasar yang mengatur secara jelas aspek-aspek seperti hak dan kewajiban pedagang, tata cara penempatan,  pembiayaan, fasilitas-fasilitas yang harus tersedia di pasar, dan pemenuhan standar operasional prosedur pelayanan pasar.

pasar1Ketiga, revitalisasi ekonomi  untuk mengakomodasi kegiatan ekonomi informal dan formal (local economic development) serta keempat revitalisasi sosial, takni menciptakan lingkungan yang menarik dan berdampak positif serta dapat meningkatkan dinamika dan kehidupan sosial masyarakat.

Dari target 5000 pasar, saat ini sudah terealisasi 1776 pasar, gabungan jenis Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Tugas Pembantuan (TP). Beberapa problem klasik yang sering kita dengar dengan adanya pasar yang seringkali menganggu jalannya lalu lintas (pasar tumpah), pasar-pasar  kumuh dan kalau ada revitalisasi hanya sekedar dilakukan revitalisasi namun tidak mendapat capaian yang maksimal.

Kantor Staf Presiden, melalukan rapat kordinasi dengan Kementrian UMKM, Kementrian Perdagangan untuk mendapatkan gambaran mengenai utuh projek revitalisasi pasar, kunjungan lapangan ke beberapa daerah dan menemukan adanya beberapa pasar yang tidak efisien karena tidak segera digunakan, pasar terlihat sepi dan lain-lain. Selain melakukan rapat kordinasi, beberapa waktu yang lalu menerima audiensi pedagang pasar Akasara Medan yang merasa tidak diapresiasi oleh pemerintah daerah.

pasr3Belajar dari persoalan pasar kebakaran yang demikian rumit penanganannya, Kepala Dinas Perdagangan Pemerintah Kota Solo Subagiyo menjelaskan pentingnya peran paguyuban pasar untuk diajak rembugan. “Dalam hal ini kami mengedepankan dialog saat para pedagang Pasar Klewer tidak ingin dipindahkan dengan sistem lotre. Para pedagang menghendaki komposisi kios seperti semula sebelum terbakar,” kata Subagiyo di Kantor Staf Presiden, Senin, 17 April 2017.

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Ariani Djalal sangat menekankan peran serta Pemerintah Daerah memiliki skala prioritas terhadap pasar-pasar yang akan diajukan sebagai projek revitalisasi dan memiliki terobosan revitaliasi pasar yang menganggu kelancaran lalu lintas karena tiadanya lahan. “Dalam perencanaan ke depan, harapannya kerja lintas kementrian dan  pemerintah daerah bisa menghasilkan roadmap skala prioritas agar pertumbuhan ekonomi lokal bisa dirasakan semuanya,” harapnya.

Close