Program Aksi Deteksi Dini Kanker Serviks

Program Aksi Deteksi Dini Kanker Serviks

Program Aksi Deteksi Dini Kanker Serviks

JAKARTA- Kantor Staf Presiden (KSP) bersama Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE), Pemprov DKI Jakarta dan BPJS Kesehatan akan menyelenggarakan program aksi kepada tenaga kerja perempuan, yakni mencegah dan mendeteksi dini kanker leher rahim (serviks).

Program deteksi kanker serviks dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) akan dilaksanakan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Jakarta Utara dengan target 80 ribu tenaga kerja perempuan.

“Kita cemas dan gelisah, tingginya angka kematian perempuan salah satu penyebabnya adalah kanker serviks. Kita memikirkan solusi salah satunya melalui gerakan ini,” kata Deputi V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodharwardani yang memimpin rapat koordinasi di Kantor Staf Presiden, Rabu, 1 Juni 2016.

Kanker serviks memiliki peringkat prevalensi kedua setelah kanker payudara yang banyak ditemukan di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan Tahun 2015 menunjukkan bahwa rata-rata setiap jam, jumlah penderita kanker serviks bertambah 2,5 orang dan meninggal 1,1 orang. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat dalam kurun waktu 10 tahun mendatang jika tidak dilakukan tindakan upaya-upaya pencegahan.

Jaleswari Pramodharwardani menambahkan, pemilihan KBN sebagai model awal sosialisasi dan pemeriksaan IVA test karena melihat jumlah pekerja yang mencapai 80 ribu dan 75 persen adalah perempuan. Program ini akan dilaksanakan pada bulan Juli nanti atau setelah lebaran.

“Ini menjadi model bagaimana kanker serviks kita tanggapi dengan serius,” ujarnya.

Erna Wijaya dari BPJS Kesehatan berharap program ini tidak hanya dilaksanakan Jakarta tapi bisa diaplikasikan ke seluruh Indonesia. Sebagai bagian sosialisasi menyehatkan pekerja wanita seluruh Indonesia.

Dr Carmen dari PKK Jakarta mengusulkan sesudah pendeteksian ada tindak lanjut pencegahan dengan imunisasi sehingga bisa menurunkan angka penderita kanker serviks.

Dengan pemeriksaan IVA test dan pola hidup yang sehat, diharapkan dapat memberikan rasa aman dalam bekerja, yang selanjutnya berujung pada peningkatan produktivitas kerja.

“Sasaran (IVA test) ke pabrik bagus sekali,” tambah Erni Guntarti Tjahjo Kumolo Ketua UMUM PKK yang juga Ketua OASE.

Turut hadir juga dalam pertemuan ini Suzana Ramadhani Teten Masduki sebagai anggota OASE dan Staf Khusus KSP Chrisma Al Bandjar.

Close