Pemerintah Optimis Ekonomi Membaik

Pemerintah Optimis Ekonomi Membaik

Pemerintah Optimis Ekonomi Membaik

JAKARTA- Walau ekonomi dunia sedang krisis, pemerintah tetap confident dengan kondisi perekonomian Indonesia. Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan memperkirakan kondisi ekonomi seperti ini akan berlangsung hingga enam bulan ke depan. Hal ini disampaikan Luhut dalam acara “Membaca 70 Tahun Merdeka: Tantangan Menuju Negara Demokrasi Berkeadilan Sosial”, yang dilaksanakan oleh Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), LIPI, dan Kemenpora, Kamis, 27 Agustus 2015, di LIPI, Jakarta.

“Kita bisa selesaikan dan hadapi kondisi yang ada, asalkan kita bersama-sama, bekerjasama menghadapi tantangan ini,” kata Luhut.

Pemerintah sudah menjalin koordinasi yang baik dengan Bank Indonesia dalam mengelola krisis yang terjadi. Luhut semakin yakin Tim Ekonomi Pemerintah mampu mengatasi kondisi ekonomi dengan masuknya Darmin Nasution, Menko Perekonomian, dan Rizal Ramli, Menko Maritim, serta Bambang PS, Menkeu yang menurut Luhut adalah ahli-ahli ekonomi yang pandai.

Selama delapan bulan di Kabinet dan menjalani interaksi dengan para Menteri terkait ekonomi, dengan masuknya Tim Ekonomi baru ini,  Luhut merasakan adanya perubahan baru, dinamika baru dan koordinasi yang lebih bagus. Pada saat ini, dengan kondisi ekonomi global saat ini, memang tidak banyak yang bisa dilakukan. Namun yang penting adalah dalam enam bulan ke depan Pemerintah harus menjaga hal-hal yang mendasar sambil melakukan perbaikan-perbaikan.

Luhut juga menceritakan kesan yang disampaikan oleh pihak investment banker dari New York kepada dirinya saat bertemu dirinya, beberapa hari yang lalu, yang menyatakan keheranan pihak mereka dengan adanya sikap di publik Indonesia yang menganggap seolah-olah Negeri ini sudah mau mati, dikaitkan dengan krisis ekonomi global yang sedang terjadi. Padahal kondisi ekonomi Indonesia menurut para investment banker lebih baik dari pada negara lain dan masih jauh dari definisi krisis yang dikenal umum.

Close