Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III Beri Dampak Langsung ke Masyarakat

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III Beri Dampak Langsung ke Masyarakat

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid III Beri Dampak Langsung ke Masyarakat

JAKARTA- Pemerintah menyiapkan paket kebijakan ekonomi jilid III. Paket ini diharapkan mendapat respon yang baik dari masyarakat dan pelaku usaha. Untuk itu, Presiden Joko Widodo meminta pemangkasan perizinan dari hitungan bulan atau hitungan hari, dapat diselesaikan dalam hitungan jam.

"Supaya kita menjadi kompetitif," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung ketika memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas tentang Pemangkasan Perizinan di Kantor Presiden, Kamis 1 Oktober 2015.

Untuk menjadi kompetitif, lanjut dia, kita dapat membandingkan dengan negara tetangga. Selain  itu, Pramono juga menyebutkan bahwa secepat apapun proses perizinan yang dilakukan di pusat, tentunya harus diikuti pula oleh perbaikan pelayanan di daerah. Dalam rapat terbatas, Presiden meminta agar pada Paket Kebijakan Ekonomi ketiga memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo mengatakan bahwa pihaknya telah menginventarisir sebanyak ‎139 peraturan daerah yang dianggap menghambat investasi. "Besok sore saya akan undang 9 gubernur untuk bicarakan hal itu," ucap Tjahyo.

Tjahyo akan mengupayakan memangkas perda-perda itu, terutama yang menyangkut prosedur. Pemangkasan, kata Tjahyo, tidak hanya perda-perda saja, tapi juga Peraturan Menteri Dalam Negeri dan Surat Edaran Menteri.

Untuk saat ini, Tjahyo menjelaskan bahwa masih ada 44 kabupaten dan 9 kota yang belum menyiapkan perizinan satu atap. "Yang belum ini akan kami pertegas, tentu ada sanksinya," kata Tjahyo.

Hal lainnya yang akan dibahas oleh Kementerian Dalam Negeri adalah yang terkait stimulus jangka pendek agar masyarakat dapat segera merasakan dampaknya, yakni Dana Desa dan Alokasi Dana Desa yang bersumber pada APBD bisa digunakan untuk proyek infrastruktur yang bersifat Padat Karya.

Menteri Perhubungan Ignatius Jonan mengatakan bahwa beberapa proyek infrastruktur akan segera bergulir agar masyarakat segera merasakan dampaknya. Proyek-proyek itu diantaranya adalah pembangunan kereta api di Sulawesi, pembangunan rel kereta api Trans Sumatera mulai dari Aceh sampai Lampung yang melewati Sumatera Utara dan Jambi, pembangunan jalur ganda di lintas Selatan Jawa.‎ "Ini tentunya membuka lapangan pekerjaan yang membutuhkan banyak tenaga kerja" ucap Jonan.

Kemenhub ‎juga akan membangun 190 kapal dengan berbagai jenis dan membangun bis sekitar 1200. Proyek-proyek itu, kata Jonan, diharapkan dapat membuka lapangan kerja.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan proyek padat karya yang akan disampaikan pada Paket Ekonomi ketiga yang rencananya dikeluarkan awal minggu depan. Mengenai restrukturisasi UKM, Darmin menjelaskan bahwa hal ini berkaitan dengan pembiayaan UKM.

Pemerintah, kata Darmin, juga akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan OJK untuk melakukan efisiensi biaya perbankan agar dapat menurunkan biaya operasional perbankan. “Tentu harus koordinasi dengan OJK dan BI tentang biaya apa saja yang bisa ditekan,” ujar Darmin.

Close