Moeldoko: Taman Suropati Chamber Ikut Meringankan Beban Pemerintah

Moeldoko: Taman Suropati Chamber Ikut Meringankan Beban Pemerintah

Moeldoko: Taman Suropati Chamber Ikut Meringankan Beban Pemerintah

Jakarta – Di tengah lingkungan, di mana  orang tua sedang cemas mengarahkan anaknya karena pengaruh buruk, seperti narkoba. Taman Suropati Chamber telah berbuat sesuatu lewat pendidikan nonformal, sehingga ikut meringankan beban pemerintah.

Hal di atas disampaikan oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ketika menerima seniman Taman Suropati Chamber di Bina Graha, Jakarta, Selasa (14/5). Pada pertemuan tersebut Kastaf didampingi Staf Khusus Eddy Soepadmo memberikan apresiasi kepada perwakilan seniman Taman Suropati Chamber.

Moeldoko juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada komunitas ini yang telah berhasil  memecahkan Rekor Muri memainkan instrumen lagu Indonesia Raya oleh 326 anak seluruh Jakarta.

tsc-2

Menurutnya, anak-anak perlu bimbingan dari waktu ke waktu. Penting mendistribusikan pengalaman dari senior ke yunior. Sebuah tradisi yang bagus yang perlu dilanjutkan terus-menerus. Ini menunjukkan bahwa taman jika digunakan dengan baik akan produktif. “Taman Suropati itu ada marwahnya, salah satunya dengan kegiatan anak-anak seperti ini,” tandasnya.

Taman Suropati Chamber yang dikenal sebagai lembaga pendidikan non formal yang anggotanya mulai dari anak-anak hingga orang tua dan bergerak dibidang seni musik. Misinya adalah mengedukasi anak-anak remaja untuk mencintai tanah air.

AE Sugeng Dwiharso, Ketua Taman Suropati Chamber mengatakan, pemecahan Rekor Muri ini menjadi  cara untuk membangkitkan rasa nasionalisme melalui lagu nasional, terutama bagi anak-anak. Rekor tersebut diberikan oleh Jaya Suprana dan diapresiasi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi. Lebih lanjut, Taman Suropati Chamber saat ini tengah mempersiapkan kelompok musik keroncong yang dimainkan oleh anak-anak muda. Tentang keinginan untuk memainkan musik di  Istana di depan Presiden, Moeldoko berjanji untuk membicarakan dengan Presiden.

Close