Moeldoko: Permasalahan di LIPI adalah Soal Leadership dan Manajemen

Moeldoko: Permasalahan di LIPI adalah Soal Leadership dan Manajemen

Moeldoko: Permasalahan di LIPI adalah Soal Leadership dan Manajemen

Jakarta – Sejumlah profesor dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bertemu dengan  Kepala  Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko SIP di Bina Graha, Jakarta, Kamis (7/2/2019).  Mereka menyampaikan permasalahan ikhwal reorganisasi di lingkungan LIPI yang memunculkan kekhawatiran para pegawai.

Menurut Prof. Syamsudin Haris, reorganisasi terasa dipaksakan dan tidak memperhitungkan kondisi psikis dan sosial para pegawai LIPI. “Ada lima fungsi utama LIPI yakni ilmuwan, pemerintahan, ekonomi dan industri, pemasyarakatan, dan kewarganegaraan. Namun fungsi itu dikikis dan kami hanya difokuskan pada fungsi keilmuan saja,” terangnya.

Sebagai contoh, beberapa aset LIPI di Jalan Gondangdia, Jakarta dijadikan hotel. Hal ini membuat  para pegawai tidak nyaman. Selain itu, sekitar 1.000 pegawai akan dirumahkan sebagai dampak dari reorganisasi tersebut. Perwakilan profesor LIPI berharap, kebijakan ini segera dihentikan dan LIPI dipulihkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Dalam tanggapannya, Moeldoko menyampaikan permasalahan yang dihadapi LIPI merupakan persoalan leadership dan manajemen. Seharusnya dari sisi kekuatan yang dimiliki  para profesor,  bisa mengeluarkan kebijakan kearah mana LIPI akan dibangun. “Nanti akan kami undang dan komunikasikan dengan kepala LIPI segera,” ujar Kepala Staf.

Close