Menembus Semua Kendala Di Tol Pemalang – Batang

Menembus Semua Kendala Di Tol Pemalang – Batang

Menembus Semua Kendala Di Tol Pemalang – Batang

PEMALANG- Demi mewujudkan keterhubungan jalan tol dari Jakarta sampai Surabaya yang akan memberikan kemudahan bagi seluruh pemudik lebaran 2018, semua kerja keras dan perjuangan dari seluruh stakeholder pembangunan infrastruktur telah dikerahkan tiada henti dan tanpa kenal lelah.

Sejak pembangunan infrastrukur dicanangkan sebagai program prioritas nasional sesuai janji Presiden Jokowi yang tertulis dalam Nawacita, pembangunan jalan tol pun menjadi salah satu prioritas utama. Selain memiliki dampak jangka panjang yang sangat besar manfaatnya bagi pemerataan pembangunan, jalan tol memiliki manfaat sangat penting dalam hajat besar tahunan bangsa indonesia yang mayoritas beragama Islam, yaitu mudik lebaran.

Dengan adanya jalan tol yang kini hampir selesai menyambungkan seluruh pulau Jawa mulai dari Jakarta sampai Surabaya, para pemudik akan mendapatkan sarana dan fasilitas mudik yang lebih efisien jika dibandingkan melewati jalan biasa yang menghubungkan satu kota dengan kota lainnya melalui jalur biasa.

Saat ini salah satu ruas jalan tol yang tengah digenjot penyelesaiannya adalah jalan tol ruas Pemalang – Batang. Tim pemantau mudik Kantor Staf Presiden (KSP) melakukan kunjungan lapangan untuk memeriksa perkembangan pembangunan ruas tersebut pada 23 – 25 Mei 2018. Team yang terdiri dari Febri Calvin, FX Rudy Gunawan dan Gabriel Sudjajanto, datang langsung ke lokasi-lokasi yang masih berjuang mengatasi kendala yang ada untuk penyelesaian jalan tol ruas tersebut.

Ditemukan sekurangnya 4 titik yang di ruas tersebut yang masih harus berjuang keras untuk mengejar deadline pada H – 7 lebaran 2018. “Pada umumnya, secara hitungan tehnis, ke empat titik itu masih akan bisa terselesaikan melalui kerjasama semua pihak. Biasanya penyebab utama dari daerah yang agak terhambat pembangunannya adalah kendala saat pembebasan lahan sehingga pembangunan jalan tol di ruas tersebut memang tidak bersamaan dengan ruas-ruas lainnya,” jelas Bambang Riyanto, Direktur untuk bidang infrastruktur dari Waskita yang langsung turun ke lapangan bersama tim KSP.

Selain kendala urusan pembebasan lahan, hal lain yang mungkin menjadi penyebab adalah adanya pihak kontraktor tertentu yang kurang maksimal mengerjakan tugas dan tanggungjawabnya. Tim KSP pun langsung mencari dan menemui pihak kontraktor yang mengerjakan titik-titik yang masih harus bekerja keras mengejar target. Setelah mendapatkan hasil penelusuran dan pantuan, tim KSP pun menggelar pertemuan mendadak di lokasi dengan pihak kontraktor setempat dan stakeholder lainnya.

“Kita tidak boleh main-main dengan target penyelesaian, kalau memang harus meminta bantuan pihak kontraktor lain untuk memenuhi target, maka itu harus menjadi komitmen semua stakeholder. Maka itu harus dilakukan,” tegas Febri Calvin dari Kedeputian I KSP.

whatsapp-image-2018-05-24-at-22-32-59

Pertemuan yang diadakan mendadak pada malam hari itu pun akhirnya membuahkan hasil memuaskan berkat mediasi yang dilakukan team pemantau mudik KSP. Semua bersepakat untuk bahu-membahu saling membantu menyelesaikan 4 titik di ruas Pemalang – Batang yang harus selesai bersamaan dengan ruas lainnya sepanjang Semarang sampai Kertosono dan terus hingga ke Surabaya. Asal ada niat baik dan kemauan keras serta komitmen yang sama dari semua pihak untuk memperlancar arus mudik lebaran 2018 bagi seluruh rakyat Indonesia, maka semua kendala pasti akan bisa teratasi.

Close