Pemotongan Anggaran Tidak Berimbas Pada Penurunan Kinerja

Pemotongan Anggaran Tidak Berimbas Pada Penurunan Kinerja

Pemotongan Anggaran Tidak Berimbas Pada Penurunan Kinerja

JAKARTA- Kepala Staf Presiden Teten Masduki bersama Menteri Sekretariat Negara Pratikno, Menteri Sekretariat Kabinet Pramono Anung dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ferry M Baldan mengikut rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Gedung DPR, Kamis, 9 Juni 2016.

Komisi II DPR memberikan apresiasi atas keberhasilan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terkait hasil pemeriksaan BPK RI atas laporan keuangan tahun 2015.

‚ÄúKomisi II memahami penjelasan yang disampaikan terkait pagu anggaran APBN Perubahan tahun 2016 dan akan membahasnya lebih lanjut pada rapat kerja yang akan datang,‚ÄĚ kata Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarul Zaman dari F-Golkar yang memimpin rapat.

Di APBN Perubahan tahun 2016, Kementerian Sekretariat Negara mengajukan usulan sebesar Rp 2.1 triliun termasuk di dalamnya adalah pagu anggaran untuk Kantor Staf Presiden sebesar Rp 144 miliar. Sebelumnya anggaran yang diusulkan dalam APBN sebesar Rp 2,3 triliun. Adapun Seskab sebesar Rp 209 miliar dan Kementerian ATR/BPN sebesar 6 triliun.

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengatakan bisa menghemat sebesar Rp 14 miliar dari anggaran Rp 159 miliar pada APBN 2016.

Sementara anggota Komisi II DPR Misbakhun menilai anggaran yang diajukan Kantor Staf Presiden dan Kementerian Sekretariat Negara cukup wajar. Namun harus didukung dengan kredibilitas pegawainya. Politikus Golkar ini juga berharap pemotongan anggaran tidak berakibat pada penurunan kinerja.

"Sebagai lembaga baru, usulan yang disampaikan adalah hal yang wajar. Tak berlebihan jika ini diberikan dukungan," katanya.

IMG_3692

Teten menambahkan, sesuai dengan tugas Kantor Staf Presiden yang memastikan janji-janji politik Presiden di Nawacita masuk dalam rencana kerja pemerintah. Kemudian mengawal dan memastikan program prioritas tersebut berjalan. Kantor Staf Presiden juga mendapat penugasan khusus dalam bentuk analisa dan kajian termasuk di dalamnya 13 policy paper yang sedang disiapkan.

‚ÄúSejatinya kita butuh SDM yang besar seperti Kantor Staf Presiden di negara-negara lain. Namun sesuai arahan Presiden untuk penghematan anggaran, kami optimis pemotongan anggaran¬†tidak memengaruhi kinerja KSP,‚ÄĚ ungkapnya.

Close