Koordinasi Wilayah Indonesia Timur Siapkan Kerangka Kerja SDG’s

Koordinasi Wilayah Indonesia Timur Siapkan Kerangka Kerja SDG’s

Koordinasi Wilayah Indonesia Timur Siapkan Kerangka Kerja SDG’s

MAKASSAR-Dalam rangka membangun pemahaman yang sama tentang Sustainable Development Goals (SDG’s) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), Bappenas sebagai leading sektor penyiapan kerangka kerja dan kebijakan melakukan pertemuan tingkat nasional untuk wilayah Indonesia Timur di Makassar, Sulawesi Selatan 30-31 Mei 2016. Sebelumnya pertemuan antar wilayah I untuk kawasan Barat telah dilakukan 23-24 Mei 2016 lalu di Surabaya.

Seperti diketahui SDGs atau TPB merupakan kerangka kerja pembangunan global baru menggantikan Millennium Development Goals (MDGs) yang telah berakhir pada tahun 2015. Paska deklarasi SDGs atau TPB, 25 September 2015 di kantor PBB (New York), yang dihadiri Wakil Presiden RI, telah dilakukan kajian atas 17 Goals dan 169 Target dalam SDGs yang pada dasarnya adalah Target Pembangunan Nasional yang ada dalam RPJMN 2015-2019.

Sesuai arahan Presiden dalam Sidang Kabinet, 23 Desember 2015, perlunya diterbitkan Perpres, yang kini dibahas di Sekretariat Kabinet, sebagai dasar pelaksanaan SDGs secara nasional. Penerbitan Perpres ini merupakan langkah strategis untuk menunjukkan langkah Presiden yang akan memimpin langsung Agenda Global SDGs di Indonesia.

Perpres ini juga akan memperkuat statement Pemerintah Indonesia yang disampaikan dalam Konferensi PBB, 25 September 2015 lalu tentang pentingnya prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dalam pembangunan nasional.

Pertemuan koordinasi untuk wilayah Indonesia Timur ini diikuti 150 peserta utusan SKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota, CSO, Perguruan Tinggi dan kalangan filantropi dan berlangsung selama dua hari. Hari pertama pemaparan kerangka pelaksanaan TPB yang disampaikan Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan, Bappenas. Kemudian paparan tentang Nawacita dan SDG’s oleh Deputi Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden. Selanjutnya di hari kedua peserta dibagi dalam sidang kelompok; Pilar Pembangunan Sosial; Pilar Pembangunan Ekonomi; Pilar Pembangunan Lingkungan serta Pilar Pembangunan yang Inklusif dan cara pelaksanaannya.

Dalam sambutannya, Kepala Bapeda Provinsi Sulawesi Selatan, mengharapkan dan menekankan pentingnya pertemuan ini untuk menyamakan persepsi yang akan dilakukan dalam SDG’s dan kesempatan forum ini untuk menyampaikan masukan terhadap kerangka regulasi dan kebijakan khususnya menyangkut pembagian kerja antara pusat dan daerah dalam pelaksanaan SDG’s.

Close