Kastaf Moeldoko Membuka RAPIMNAS BKPRMI Tahun 2018 di Jakarta

Kastaf Moeldoko Membuka RAPIMNAS BKPRMI Tahun 2018 di Jakarta

Kastaf Moeldoko Membuka RAPIMNAS BKPRMI Tahun 2018 di Jakarta

Jakarta – Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal Purn. Moeldoko menegaskan peran vital tempat ibadah dalam pembangunan “Masjid, mushola, langgar, pesantren adalah tempat membangun karakter, karakter anak bangsa terbangun disana. Masjid, mushola dan pesantren harus ditempatkan sebagai pusat keunggulan dalam menegakkan kebenaran” ucap Kastaf.

Hal itu disampaikan Jenderal Purn. Moeldoko saat membuka Rapat Pimpinan Nasional I Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (RAPIMNAS BKPRMI) Tahun 2018 di Royal Hotel Kuningan. RAPIMNAS yang mengusung tema Peran Pemuda Masjid Dalam Mensukseskan Kepemimpinan Nasional Tahun 2018 dihadiri oleh perwakilan DPP dari setiap provinsi dan 1,000 pemuda masjid dari seluruh Indonesia.

Ketua Umum DPP BKPRMI, Said Aldi Al Idrus menyampaikan harapannya pada pemerintah agar meningkatkan insentif bagi ustadz dan ustadzah di setiap daerah dan adanya keputusan pemerintah yang diambil untuk pemuda masjid kedepannya. Lalu Said Aldi Al Idrus juga mengatakan bahwa “Pemuda masjid tetap eksis dan tetap mendukung kepemimpinan dan program-program Presiden RI” ujar Said.

kastaf-moeldoko-membuka-rapimnas-bkprmi-tahun-2018-di-jakarta2

Dihadapan 1,000 peserta RAPIMNAS, Kastaf yang di damping Kepala Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Eko Sulistyo berpesan bahwa Indonesia akan menjadi Negara yang produktif pada tahun 2045, oleh sebab itu pemuda Indonesia pasti akan sukses dalam melanjutkan pembangunan jika menjadi generasi yang optimis, berfikir positif dan banyak melakukan hal yang positif.

Selain itu Moeldoko juga memaparkan capaian Presiden RI dalam 4 tahun terakhir. Menurutnya stabilitas perlu dilakukan dalam pembangunan di Indonesia. Dalam hal ini Presiden Jokowi telah melakukan upaya stabilitas melalui pembangunan infrastruktur yang merata di Indonesia terutama kawasan Indonesia Timur dan Indonesia Tengah.

“Dalam proses pembangunan, baik Pemerintah Pusat maupun Daerah memiliki konektifitas batin sehingga pemerataan pembangunan menjadi cepat baik dalam bidang ekonomi, pendidikan dan tenaga kerja.”

kastaf-moeldoko-membuka-rapimnas-bkprmi-tahun-2018-di-jakarta3

Pada kesempatan tersebut Kastaf Moeldoko juga turut mengklarifikasi berita hoax yang beredar terutama terkait dengan program pemerintah seperti jumlah tenaga asing yang diberitakan lebih dari 80,000 pekerja dan kriminalisasi ulama yang marak terjadi “Tenaga kerja asing di Indonesia hanya 0.03% dari jumlah penduduk Indonesia dan siapapun yang memiliki catatan hukum dengan kepolisian itu wajar untuk ditindak lanjuti” sebut Kastaf.

 

Close