Jadi Program Strategis Nasional dan RPJMN, KSP Apresiasi Program ‘Nusantara Sehat’

Jadi Program Strategis Nasional dan RPJMN, KSP Apresiasi Program ‘Nusantara Sehat’

Jadi Program Strategis Nasional dan RPJMN, KSP Apresiasi Program ‘Nusantara Sehat’

MAKASSAR - Kantor Staf Presiden mengapresiasi program Nusantara Sehat (NS) yang selama ini dijalan Kementerian Kesehatan. Bahkan akan tetap menjadi salah program strategis nasional pembangunan Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Tenaga Ahli Utama Kedeputian II Kantor Staf Presiden, Bimo Wijayanto dalam pertemuan koordinasi tim NS Batch 9, 10, 11 Regional Timur di Hotel Claro Makassar, Selasa, 13 Agustus 2019.

Bimo menuturkan, program Nusantara Sehat masih akan masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019-2024 mendatang.

“Nusantara Sehat di RPJMN 2019 2024 masih menjadi program prioritas nasional. Hanya ada beberapa challenge daerah-daerah yang dinilai krisis pelayanan kesehatan baik akses energi, transportasi, maupun komunikasi,” kata Bimo.bim5

Kegiatan itu mempertemukan para tim NS yang bertugas meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia, khususnya di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK). Pertemuan itu membahas sulitnya menjalankan agenda pengoptimalan pelayanan kesehatan karema terkendala akses transportasi yang terbatas, minim infratsruktur komunikasi, hingga listrik yang belum terjangkau di daerah.

Menanggapi persoalan ini, Bimo selaku Kedeputian II KSP yang mengelola dan bertanggungjawab memastikan pelaksanaan program strategis nasional akan membawa persoalan ini untuk dibahas dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Jokowi.bim6
“Kami hanya bisa menjanjikan untuk merangkum ini dalam agenda yang nantinya Insya allah akan disatukan dan dibahas dalam urusan ratas. Kami belum bisa menjawab secara teknis, tapi akan kami laporkan ke kepala staf KSP untuk menjadi perhatian,” kata Bimo.

Kegiatan ini turut dihadiri lembaga dan kementerian lintas sektoral yang dinilai mendukung terlaksananya program tersebut. Diantaranya, selain Menkes RI Nila Moeloek, turut hadir Wakil Menteri ESDM, Archandra Taher, Direktur Layanan TI Untuk Masyarakat dan Pemerintah Kemenkominfo, Danny Januar Ismawan, dan Direktur Pengembangan SDA Kawasan Pedesaan Kemendes, Mulyadi Malik.
bim4

Close