Kantor Staf Presiden http://ksp.go.id Sun, 20 Jan 2019 07:33:26 +0000 en-US hourly 1 Presiden di Ponpes Al Baghdadi Tegaskan Pentingnya Nurani dalam Berpolitik http://ksp.go.id/presiden-di-ponpes-al-baghdadi-tegaskan-pentingnya-nurani-dalam-berpolitik/ http://ksp.go.id/presiden-di-ponpes-al-baghdadi-tegaskan-pentingnya-nurani-dalam-berpolitik/#respond Sun, 20 Jan 2019 07:33:26 +0000 http://ksp.go.id/?p=28791 KARAWANG- Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan Haul Syekh Abdul Qodir Al Jailani, di Pondok Pesantren Al Baghdadi, Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat pada Sabtu, 19 Januari 2019.

Sekira pukul 22.15 WIB, Presiden tiba di Ponpes Al Baghdadi setelah menempuh perjalanan darat dari Garut. Kedatangan Kepala Negara disambut langsung oleh Abah Kiai Haji Junaedi Al Baghdadi.

Di hadapan ribuan orang yang hadir, Presiden mengingatkan tentang kebesaran bangsa Indonesia. Saat ini Indonesia memiliki lebih dari 260 juta jiwa yang hidup tersebar di 17 ribu pulau, 514 kabupaten dan kota, dan 34 provinsi.

"Dan pada kesempatan yang baik ini Saya ingin mengingatkan pada kita semuanya, menyadarkan pada kita semuanya bahwa bangsa ini adalah bangsa besar, Indonesia adalah negara besar, negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara besar," tuturnya.

presiden-di-ponpes-al-baghdadi-tegaskan-pentingnya-nurani-dalam-berpolitik-3

Kepala Negara menambahkan, bangsa Indonesia juga dianugerahi oleh Allah berupa keragaman dan kemajemukan. Mulai dari suku bangsa, agama, adat, tradisi, hingga bahasa daerah.

"Beda-beda semuanya, sudah menjadi sunatullah, sudah menjadi hukum Allah kalau memang bangsa Indonesia ini berbeda-beda," lanjutnya.

Oleh sebab itu, Presiden mengajak seluruh hadirin untuk terus menjaga, merawat, dan memelihara persatuan, persaudaraan, dan kerukunan bangsa. Ia tidak ingin jika perbedaan-perbedaan itu justru menjadikan bangsa Indonesia tidak seperti saudara.

"Saya kadang-kadang sedih kalau mendengar (perselisihan). Ini biasanya dimulai gara-gara biasanya ini dari pilihan bupati, urusan politik, dimulai dari pilihan wali kota, dimulai dari pilihan gubernur, dimulai dari urusan pilihan presiden," ungkapnya.

presiden-di-ponpes-al-baghdadi-tegaskan-pentingnya-nurani-dalam-berpolitik-6

Terkait pilihan politik, Presiden mengingatkan agar masyarakat menggunakan hati nurani dan pikiran yang jernih dalam menentukan pilihan.

"Kalau ada pilihan bupati, dilihat ada A, B, C, ya dilihat saja pengalaman punya enggak, prestasinya ada enggak, rekam jejaknya ada enggak, programnya bagus enggak, idenya bagus enggak, gagasan-gagasannya bagus enggak. Dilihat itu saja," ujarnya.

Usai memberikan sambutan, Presiden kemudian turun dari panggung untuk menyapa jemaah yang hadir. Sambil berjalan meninggalkan Ponpes Al Baghdadi, Presiden tampak bersalaman dengan para jemaah ini.

presiden-di-ponpes-al-baghdadi-tegaskan-pentingnya-nurani-dalam-berpolitik-8

]]>
http://ksp.go.id/presiden-di-ponpes-al-baghdadi-tegaskan-pentingnya-nurani-dalam-berpolitik/feed/ 0
Presiden Jokowi Serahkan 6.000 Sertifikat Tanah di Kabupaten Garut http://ksp.go.id/presiden-jokowi-serahkan-6-000-sertifikat-tanah-di-kabupaten-garut/ http://ksp.go.id/presiden-jokowi-serahkan-6-000-sertifikat-tanah-di-kabupaten-garut/#respond Sun, 20 Jan 2019 07:19:38 +0000 http://ksp.go.id/?p=28785 GARUT- Presiden Joko Widodo menyerahkan 6.000 sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat di Kabupaten Garut. Penyerahan sertifikat berlangsung di Lapangan Bola Cibodas, Kabupaten Garut, pada Sabtu, 19 Januari 2019.

"Hari ini telah diserahkan 6.000 sertifikat kepada bapak dan ibu sekalian penerima sertifikat di Kabupaten Garut. Tahun ini tadi Pak Menteri sudah menyampaikan akan diserahkan lagi nanti 60.900 sertifikat di Kabupaten Garut," kata Presiden di awal sambutan.

Ia menjelaskan, belum dimilikinya jaminan kepastian hukum atas tanah berupa sertifikat sering memicu terjadinya sengketa dan perseteruan atas lahan di berbagai wilayah di Indonesia. Selain di kalangan masyarakat, tak jarang sengketa lahan juga terjadi antarpemangku kepentingan.

presiden-jokowi-serahkan-6-000-sertifikat-tanah-di-kabupaten-garut-4

Maka itu, pemerintah hendak menyelesaikan persoalan tersebut melalui program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) sejak tahun 2017. Program tersebut memungkinkan masyarakat dapat menerima sertifikat sebagai tanda bukti hak hukum atas tanah yang mereka miliki dengan cepat.

"Bapak dan ibu sekalian beruntung hari ini tanahnya sudah bersertifikat. Tapi saya juga memberikan target buat Pak Menteri, tahun yang lalu telah selesai 9 juta, tahun sebelumnya 5,1 juta, tahun ini kita targetkan 9 juta tapi saya kira akan lebih dari itu," tutur Presiden.

Untuk diketahui, 6.000 sertifikat yang kali ini diserahkan Presiden kepada masyarakat Garut mencakup lahan di lima kecamatan di Kabupaten Garut, yakni Kecamatan Cibatu (1.500), Cisurupan (1.500), Tarogong Kaler (700), Cibiuk Kaler (1.500), dan Cilawu (800).

presiden-jokowi-serahkan-6-000-sertifikat-tanah-di-kabupaten-garut-8

Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang menargetkan seluruh bidang tanah di Kabupaten Garut yang diperkirakan sebanyak 564.057 bidang akan bersertifikat pada tahun 2025 mendatang.

 

]]>
http://ksp.go.id/presiden-jokowi-serahkan-6-000-sertifikat-tanah-di-kabupaten-garut/feed/ 0
Presiden Jokowi Sampaikan Tiga Prioritas Penggunaan Dana PKH http://ksp.go.id/presiden-jokowi-sampaikan-tiga-prioritas-penggunaan-dana-pkh/ http://ksp.go.id/presiden-jokowi-sampaikan-tiga-prioritas-penggunaan-dana-pkh/#respond Sun, 20 Jan 2019 07:07:00 +0000 http://ksp.go.id/?p=28779 GARUT- Penggunaan dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) harus betul-betul tepat sasaran. Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo saat menyalurkan bantuan PKH kepada 1.500 keluarga penerima manfaat (KPM) di Gedung Serbaguna Mandala, Kabupaten Garut, Sabtu, 19 Januari 2019.

Ada tiga jenis penggunaan dana bantuan PKH yang menurut Presiden mesti diprioritaskan oleh para KPM PKH. Ketiganya ialah untuk keberlangsungan pendidikan anak, peningkatan kesehatan dan gizi anak, serta peningkatan perekonomian keluarga.

"Yang paling penting mengambil dana PKH itu diatur. Jangan sampai tergesa-gesa mengambil dan dipakai untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Hati-hati," ujar Kepala Negara.

Presiden berujar, pendidikan anak-anak kita harus diprioritaskan. Bantuan PKH yang diberikan pemerintah ini diharapkan dapat membuka akses kepada layanan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Indonesia.

presiden-jokowi-sampaikan-tiga-prioritas-penggunaan-dana-pkh-14-2

"Kepentingan anak-anak kita untuk bersekolah mendapatkan pendidikan itu harus dinomorsatukan. Karena dengan itulah nanti anak-anak kita bisa melebihi kita," tuturnya.

Ia melanjutkan, dana bantuan PKH ini juga harus diprioritaskan untuk menjaga kesehatan dan gizi anak-anak kita. Dari situ akan terlahir anak-anak yang prima dan cerdas.

"Negara ini membutuhkan anak-anak yang pintar, negara ini membutuhkan anak-anak yang cerdas, negara ini membutuhkan anak-anak yang sehat," ucapnya.

Selain itu, Presiden juga berharap dana bantuan PKH dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

"Tadi dipakai misalnya untuk modal jualan kelontong di rumahnya, dipakai untuk jualan nasi uduk di rumahnya. Enggak apa, karena itu akan lebih lestari dan memberikan manfaat yang rutin kepada keluarga kita," ujarnya.

Penyaluran Bantuan PKH di Jawa Barat

Dalam laporannya di lokasi dan acara yang sama, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa acara penyaluran bantuan kali ini dihadiri oleh 1.500 keluarga penerima manfaat dan 417 orang pendamping PKH se-Kabupaten Garut.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi penerima bantuan sosial PKH terbesar ketiga Indonesia. Untuk tahun 2019 mendatang, alokasi anggaran PKH untuk Jawa Barat dan daerah-daerah lainnya akan semakin ditingkatkan.

presiden-jokowi-sampaikan-tiga-prioritas-penggunaan-dana-pkh-13

"Bantuan PKH untuk Jawa Barat pada tahun 2018 sebesar 1.537.000 KPM senilai Rp 2,8 triliun. Di tahun 2019 sekarang ini akan meningkat menjadi Rp 5,1 triliun," ujarnya.

Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa peningkatan anggaran bantuan sosial PKH tersebut diharapkan akan mampu mengurangi ketimpangan dan kemiskinan di Indonesia. Untuk itu, program PKH ini harus diarahkan untuk mendukung kemandirian keluarga-keluarga prasejahtera.

"Negara sekarang ini sedang berperang dengan kesenjangan dan ketimpangan. PKH ini kita harapkan nanti akan mengurangi itu sehingga kita harapkan keluarga-keluarga prasejahtera semakin hari semakin tidak ada karena keluarga sudah bisa mandiri dan anak-anaknya juga sudah sekolah semua," ujarnya.

presiden-jokowi-sampaikan-tiga-prioritas-penggunaan-dana-pkh-187

]]>
http://ksp.go.id/presiden-jokowi-sampaikan-tiga-prioritas-penggunaan-dana-pkh/feed/ 0
Presiden Soal Penambahan Dana Desa: Untuk Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Rakyat http://ksp.go.id/presiden-soal-penambahan-dana-desa-untuk-tingkatkan-produktivitas-dan-kesejahteraan-rakyat/ http://ksp.go.id/presiden-soal-penambahan-dana-desa-untuk-tingkatkan-produktivitas-dan-kesejahteraan-rakyat/#respond Sun, 20 Jan 2019 06:56:51 +0000 http://ksp.go.id/?p=28774 GARUT- Meningkatnya anggaran dana desa diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat menghadiri Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tahun 2019 di Gedung Sarana Olah Raga Ciateul, Kabupaten Garut, Sabtu, 19 Januari 2019.

“Tahun ini naik, sehingga uang berputar di desa-desa. Tenaga kerja juga dari desa. Teori ekonominya seharusnya ada peningkatan,” kata Presiden di depan para kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Garut yang hadir dalam acara tersebut.

Menurut Presiden, sejak dana desa pertama digulirkan, saat ini telah terbangun sekitar 191 ribu km jalan desa, 24 ribu posyandu, 50 ribu PAUD, 8900 pasar desa, 1,1 juta meter jembatan dan 58 ribu irigasi.

presiden-soal-penambahan-dana-desa-untuk-tingkatkan-produktivitas-dan-kesejahteraan-rakyat-10

“Artinya perputaran uang semakin banyak di desa, infrastruktur meningkat sehingga mobilitas juga meningkat. Oleh sebab itu produktivitas seharusnya juga akan semakin banyak,” ucap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan bahwa dana desa seharusnya dipakai untuk belanja di daerah setempat, tidak kembali ke Jakarta. Namun, Kepala Negara juga menekankan pentingnya pengelolaan dana agar dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya ingatkan dana desa ada pertanggungjawabannya. Tolong pendamping desa, kepala desa berkomunikasi baik dan rencanakan dengan baik penggunan dana desa sehingga betul-betul bisa dipertanggungjawabkan,” jelas Presiden.

presiden-soal-penambahan-dana-desa-untuk-tingkatkan-produktivitas-dan-kesejahteraan-rakyat-7

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

 

]]>
http://ksp.go.id/presiden-soal-penambahan-dana-desa-untuk-tingkatkan-produktivitas-dan-kesejahteraan-rakyat/feed/ 0
Presiden Jokowi Resmikan Program Penyediaan Rumah Berbasis Komunitas di Garut http://ksp.go.id/presiden-jokowi-resmikan-program-penyediaan-rumah-berbasis-komunitas-di-garut/ http://ksp.go.id/presiden-jokowi-resmikan-program-penyediaan-rumah-berbasis-komunitas-di-garut/#respond Sun, 20 Jan 2019 06:46:48 +0000 http://ksp.go.id/?p=28769 GARUT- Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan perumahan yang diperuntukkan bagi anggota Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG), pada Sabtu, 19 Januari 2019. Peresmian ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Presiden dan berlokasi di Kampung Sampora, Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Ini merupakan program pemerintah FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembayaran Perumahan) Kementerian PU dibantu dengan BTN sehingga nanti di dalam harga itu ada subsidi uang muka Rp4 juta, kemudian subsidi bunga disubsidi 5 persen," ujar Presiden dalam sambutannya.

Nantinya, harga rumah-rumah yang ditawarkan itu akan berada pada kisaran Rp130 juta. Adapun para anggota komunitas dapat mendapat fasilitas cicilan yang diberikan dengan besaran Rp800 ribu per bulan.

Pembangunan perumahan ini merupakan bagian dari program Satu Juta Rumah dengan menyasar pada penyediaan rumah bagi komunitas-komunitas yang ada. Setelahnya, model pembangunan serupa ini akan dilanjutkan di seluruh provinsi dan menyasar pada komunitas-komunitas yang mengajukan fasilitas pembiayaan.

presiden-jokowi-resmikan-program-penyediaan-rumah-berbasis-komunitas-di-garut-10

"Ini akan kita mulai yang pertama untuk pembangunan rumah komunitas di Garut. Nantinya kita juga akan bangun di provinsi-provinsi yang lain untuk komunitas-komunitas yang berbeda," ucapnya.

Sebagai tahap awal, di lokasi tersebut, akan dibangun sebanyak 150 unit rumah tipe 30/60 dari jumlah keseluruhan sebanyak 500 unit yang disiapkan. Dari jumlah tersebut, 140 unit rumah sudah terjual.

"Artinya minat dari anggota Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut ini sudah ambil semua (besar). Nanti tinggal sisanya yang berikutnya akan menyusul," tutur Presiden.

Adapun untuk komunitas-komunitas lainnya yang ingin memperoleh fasilitas serupa, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa para komunitas dapat mengajukan usulan kebutuhan perumahan. Setelahnya, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum akan mencarikan solusi dan fasilitas pembiayaannya.

"Iya, ini bottom-up. Jadi saya tadi sampaikan nanti di provinsi lain ada usulan dari komunitas kemudian kita siapkan kreditnya dan kita carikan developernya sehingga jadi kayak gini," ujarnya.

presiden-jokowi-resmikan-program-penyediaan-rumah-berbasis-komunitas-di-garut-14

Presiden berharap agar angka backlog (defisit) perumahan dapat terus berkurang. Program penyediaan Satu Juta Rumah dan skema-skema serupa program bagi komunitas ini diharapkan dapat mengejar angka backlog tersebut.

" Backlog kekurangan rumah yang ada di kita ini segera harus kita kejar. Kebutuhan-kebutuhan itu baik untuk komunitas di sini misalnya PPRG dan nanti komunitas yang lain dikejar sehingga semakin berkurang setiap tahunnya," tandasnya.

Setelah meresmikan program ini, Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melihat rumah contoh yang letaknya berada tidak jauh dari lokasi peresmian.

]]>
http://ksp.go.id/presiden-jokowi-resmikan-program-penyediaan-rumah-berbasis-komunitas-di-garut/feed/ 0
Ketika Presiden Jadi Peserta Acara Cukur Massal di Garut http://ksp.go.id/ketika-presiden-jadi-peserta-acara-cukur-massal-di-garut/ http://ksp.go.id/ketika-presiden-jadi-peserta-acara-cukur-massal-di-garut/#respond Sun, 20 Jan 2019 06:37:23 +0000 http://ksp.go.id/?p=28764 GARUT- Presiden Joko Widodo mendatangi lokasi wisata Situ Bagendit yang terletak di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Di sekitar lokasi tersebut tampak para pemangkas rambut asli Garut yang sedang mencukur rambut puluhan orang.

Saat itu, sedang digelar acara cukur massal dengan para pemangkas rambut yang tergabung dalam Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG).

Presiden Jokowi kemudian duduk di salah satu bangku kosong yang ada. Ditemani Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dirinya menjadi peserta dari acara cukur massal tersebut.

Herman, seorang pria bertopi lantas mulai memangkas rambutnya. Sebelumnya, Herman yang merupakan pemangkas rambut asli Garut ini memang telah menjadi langganan Presiden Jokowi sejak tahun 2013.

ketika-presiden-jadi-peserta-acara-cukur-massal-di-garut-21

"Mas Herman ini tukang cukur saya di Jakarta. Sudah berapa? Enam tahun ya? Sejak gubernur di Jakarta. Mas Herman ini kebetulan memang dari Garut," kata Presiden.

Saat dimintai tanggapannya oleh para jurnalis, Herman yang berada di samping Presiden mengatakan menjadi suatu kebanggaan tersendiri baginya dapat menjadi pemangkas rambut langganan Presiden.

"Lumayan," jawabnya ketika ditanya apakah merasa gugup tiap memangkas rambut Presiden Jokowi.

Ia menuturkan bahwa tak banyak permintaan dari Presiden Joko Widodo saat hendak memangkas rambutnya. Sejak menjadi langganan Presiden, ia juga mengaku usahanya menjadi lebih ramai dari biasanya.

"Pasti itu. Lumayan lah," ucapnya.

Penataan Situ Bagendit

Setelah pangkas rambut, Presiden membahas penataan area wisata Situ Bagendit dengan Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Garut Rudy Gunawan.

ketika-presiden-jadi-peserta-acara-cukur-massal-di-garut-7

Presiden juga sempat membahasnya di atas sebuah rakit yang berada di tepi Situ Bagendit.

]]>
http://ksp.go.id/ketika-presiden-jadi-peserta-acara-cukur-massal-di-garut/feed/ 0
Presiden kepada Petani Garut: KUR Bisa Tingkatkan Produktivitas http://ksp.go.id/presiden-kepada-petani-garut-kur-bisa-tingkatkan-produktivitas/ http://ksp.go.id/presiden-kepada-petani-garut-kur-bisa-tingkatkan-produktivitas/#respond Sun, 20 Jan 2019 06:27:20 +0000 http://ksp.go.id/?p=28758 GARUT- Di hari kedua kunjungan kerja ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, Presiden Joko Widodo mengunjungi Kampung Kaumluwuk, Desa Leuwigoong. Di desa tersebut, Kepala Negara bertemu dengan para petani.

Tiba pukul 07.55 WIB, Presiden Joko Widodo terlebih dahulu meninjau stan pameran produk-produk pertanian yang berada tak jauh dari lokasi. Tak lama setelahnya, ia meninjau aktivitas tanam padi yang dilakukan para petani setempat.

Dalam acara tersebut, Kepala Negara berdialog dengan para petani dan meminta mereka memanfaatkan fasilitas pinjaman melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tani yang difasilitasi oleh BNI.

"Kalau dapat KUR, saya titip ya, jangan dipakai untuk beli baju, jaket, atau motor. Hati-hati, enggak bisa mengembalikan. Pinjam KUR itu gunakan seluruhnya untuk menutup biaya-biaya ongkos produksi," kata Presiden.

presiden-di-garut-8

Ia berharap produktivitas para petani akan semakin meningkat dengan bantuan modal usaha KUR Tani. Selain itu, ia juga mendorong para petani untuk tidak hanya menanam satu jenis tanaman pertanian saja, melainkan berbagai jenis tanaman lainnya yang memiliki potensi untuk dikembangkan.

"Saya melihat di Kabupaten Garut ini banyak kesempatan. Bisa tanam padi, bisa tanam jagung, tadi saya lihat juga ada yang menanam jeruk dan berhasil. Saya kira bagus sekali. Tanaman itu tidak harus hanya padi saja," tandasnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

presiden-di-garut-20

Kegiatan ini merupakan program Gerakan Mengawal Musim Tanam (GMMT) Oktober 2018-Maret 2019 (OKMAR 2018/2019) dengan pembiayaan yang murah, mudah, disertai pendampingan bagi petani sektor tanaman pangan di berbagai daerah Indonesia. Program ini bersinergi dengan program BUMN Hadir Untuk Negeri dan Kementerian Pertanian.

]]>
http://ksp.go.id/presiden-kepada-petani-garut-kur-bisa-tingkatkan-produktivitas/feed/ 0
Presiden Tinjau Rusun Ponpes Darul Arqam http://ksp.go.id/presiden-tinjau-rusun-ponpes-darul-arqam/ http://ksp.go.id/presiden-tinjau-rusun-ponpes-darul-arqam/#respond Sun, 20 Jan 2019 06:16:27 +0000 http://ksp.go.id/?p=28753 GARUT- Presiden Joko Widodo berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Arqam Muhammadiyah yang berlokasi di Desa Ngamplangsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, pada Jumat sore, 18 Januari 2019.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad, pimpinan Ponpes Darul Arqam Ruhan Latief dan penasihat Pondok Pesantren Darul Arqam Iyeth Mulyana meninjau perkembangan proyek pembangunan rumah susun (rusun) yang ada di ponpes tersebut.

“Mengecek saja pembangunan rusun-rusun yang ada di pondok pesantren, sekolah-sekolah, perguruan tinggi kualitasnya seperti apa, kekurangannya apa, untuk evaluasi ke depan,” ujar Presiden kepada para jurnalis seusai peninjauan.

Rusun Ponpes Darul Arqam tersebut dibangun dengan bantuan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Saat ini pembangunan telah mencapai 97 persen.

presiden-tinjau-rusun-ponpes-darul-arqam-3

Presiden pun mengapresiasi desain rumah susun yang terdiri dari tiga lantai dan memiliki 12 barak dan mampu menampung 216 santri ini.

"Saya lihat kalau kita lihat sekarang desain di luar bagus, dalamnya juga bagus. Yang di sini saya lihat kualitasnya baik," ujar Presiden.

Melalui pembangunan rusun tersebut, pemerintah akan terus mendorong dan membangun ketersediaan hunian yang layak bagi para santri yang ada di seluruh pelosok Tanah Air. Hal itu dilakukan pemerintah mengingat banyaknya sumber daya manusia yang berkualitas yang dihasilkan pondok pesantren.

"Tahun ini malah bukan hanya rusun saja, kita juga tambah BLK (Balai Latihan Kerja). Ada mungkin seribuan BLK yang ingin kita bangun dari sini," ucap Presiden.

presiden-tinjau-rusun-ponpes-darul-arqam-1-2

Selain itu, Presiden juga mengaku mengetahui kualitas lulusan Ponpes Darul Arqam. “Alumninya Ustaz Adi Hidayat, kemudian Ustaz Antoni Raja Juli. Banyak di sini,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini antara lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

]]>
http://ksp.go.id/presiden-tinjau-rusun-ponpes-darul-arqam/feed/ 0
Presiden Tinjau Reaktivasi Jalur Kereta Cibatu-Garut http://ksp.go.id/presiden-tinjau-reaktivasi-jalur-kereta-cibatu-garut/ http://ksp.go.id/presiden-tinjau-reaktivasi-jalur-kereta-cibatu-garut/#respond Sun, 20 Jan 2019 05:59:19 +0000 http://ksp.go.id/?p=28749 GARUT- Setibanya di Stasiun Cibatu setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 1,5 jam dengan kereta dari Stasiun Bandung, Presiden Joko Widodo meninjau panel reaktivasi jalur kereta api Stasiun Cibatu-Garut-Cikajang. Kepala Negara tampak memperhatikan sejumlah panel yang berisi informasi mengenai rencana pengerjaan proyek reaktivasi itu.

Reaktivasi jalur kereta api sepanjang kurang lebih 18 kilometer tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Jawa Barat, utamanya Kabupaten Garut yang memang memiliki produk-produk unggulan daerah.

"Memang akan dimulai reaktivasi jalur-jalur baru. Tidak hanya 1, tapi ada 4 yang akan segera dimulai termasuk nanti yang masuk ke kawasan-kawasan wisata," ujar Presiden di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jumat, 18 Januari 2019.

Sepanjang perjalanan menuju Stasiun Cibatu, Presiden dan rombongan disuguhkan dengan pemandangan alam yang sangat memesona. Suasana dan pemandangan itulah yang dahulu juga disuguhkan kepada komedian Hollywood, Charlie Chaplin, yang diketahui pernah singgah di Stasiun Cibatu sebanyak dua kali.

presiden-tinjau-reaktivasi-jalur-kereta-cibatu-garut-4

"Charlie Chaplin dulu juga turun di Bandung kemudian naiknya ke sini dengan kereta api ke Garut juga sama sambil lihat kanan-kiri (pemandangan)," kata Presiden setengah bercanda.

"Dulu Charlie Chaplin pernah ke Garut. Ke sini, betul. Dua kali, karena melihat keindahan ini. Naiknya kereta api," tuturnya.

Saat ini, diketahui bahwa reaktivasi tersebut sedang memasuki tahap pembebasan lahan. Presiden Joko Widodo berharap agar proyek tersebut dapat diselesaikan dalam dua tahun mendatang.

"Untuk menumbuhkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru terutama di kawasan-kawasan wisata," ujarnya menjelaskan pertimbangan pengaktifan kembali jalur kereta tersebut.

]]>
http://ksp.go.id/presiden-tinjau-reaktivasi-jalur-kereta-cibatu-garut/feed/ 0
Presiden Jokowi Pastikan Tol Cigatas Segera Dibangun http://ksp.go.id/presiden-jokowi-pastikan-tol-cigatas-segera-dibangun/ http://ksp.go.id/presiden-jokowi-pastikan-tol-cigatas-segera-dibangun/#respond Sun, 20 Jan 2019 05:49:39 +0000 http://ksp.go.id/?p=28746 GARUT- Saat melakukan kunjungan kerja ke Garut, Jawa Barat, Presiden Joko Widodo mengabarkan bahwa jalan tol Cigatas yang menghubungkan Cileunyi, Garut, dan Tasikmalaya akan mulai dibangun pada tahun ini.

Keputusan pembangunan jalan tol tersebut diambil setelah dirinya menerima banyak keluhan seputar kemacetan yang dihadapi oleh masyarakat Garut dan Tasikmalaya.

"Ini adalah hadiah untuk masyarakat Garut dan Tasikmalaya yang saya cintai. Jangan sampai nanti ada suara-suara masuk ke saya, 'Pak gubernur, macet, macet, macet,'" ujarnya di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat, 18 Januari 2019.

Rencananya, pembangunan konstruksi jalan tol itu akan langsung dikerjakan begitu pemenang lelang tender proyek pembangunan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat diketahui. Penetapan lokasi pengerjaan proyek juga telah dilakukan.

"Tol Cigatas ini penetapan lokasinya sudah. Sebentar lagi kalau pemenang lelangnya sudah dapat ya langsung mulai," tandasnya.

 

]]>
http://ksp.go.id/presiden-jokowi-pastikan-tol-cigatas-segera-dibangun/feed/ 0