Darmawan Prasodjo: Lima Tahun Presiden Jokowi, Wujudkan Pemerataan Infrastruktur Telekomunikasi

Darmawan Prasodjo: Lima Tahun Presiden Jokowi, Wujudkan Pemerataan Infrastruktur Telekomunikasi

Darmawan Prasodjo: Lima Tahun Presiden Jokowi, Wujudkan Pemerataan Infrastruktur Telekomunikasi

JAKARTA - Lima tahun lalu, Jokowi mengawali masa pemerintahannya dengan kompleksitas permasalahan begitu tinggi. Ingin membangun sistem industri, namun infrastruktur sangat terbatas. Begitupula masalah-masalah dasar lain, di sektor maritim, pariwisata pendidikan, dan tak terkecuali persoalan di bidang telekomunikasi. Namun, semua problem itu diselesaikan Jokowi satu per satu dalam periode pemerintahannya sebagai presiden.

Pernyataan itu ditegaskan Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Darmawan Prasodjo dalam Metro Pagi Prime Time, Rabu, 16 Oktober 2019 bersama host Kevin Egan dan pengamat kebijakan publik Agus Pambagio.

“Dalam bidang pemerataan telekomunikasi, Palapa Ring menunjukkan kerja nyata pemerintahan Presiden Jokowi. Sebelumnya kita tahu, kecepatan internet di daerah-daerah terpencil hanya 2 megabytes per second,” paparnya.

Dengan adanya Palapa Ring, terjadi integrasi sistem informasi secara nasional sehingga membuka dunia baru, khususnya akses terhadap informasi, pendidikan, dan pembangunan ekonomi dengan memanfaatkan internet of things dan e-commerce.screen-shot-2019-10-16-at-08-40-16

“Dampaknya, akselerasi pembangunan bisa berjalan lebih cepat lagi,” kata doktor di bidang Ekonomi Sumberdaya Alam dari Texas A&M University itu.

Darmawan menegaskan, pembangunan telekomunikasi melalui Palapa Ring membuat internet menjadi lebih mudah diakses dan murah, terutama di daerah tertinggal, terdepan dan terluar.

Tol langit ‘Palapa Ring’ ini menjadikan akses informasi begitu cepat. Para pelaku pemasaran agrikultur, kerajinan, UMKM dan sektor lain dipermudah usahanya, sehingga mereka menjadi pemain dan pelaku usaha ekonomi nasional.

“Kalau sebelumnya mata rantai supply begitu panjang, kini dipangkas amat pendek, dengan branding yang sangat personal, sehingga semakin banyak pihak dapat memanfaatkan kue pertumbuhan ekonomi nasional karena mudahnya mengakses e-commerce,” kata Darmawan.

Kemudahan Telekomunikasi Membangun Landscape Baru

screen-shot-2019-10-16-at-09-11-27Ditegaskannya, Palapa Ring yang mengintegrasikan sistem komunikasi di Indonesia harus digunakan untuk aspek positif.

“Misalnya memastikan bahwa sistem perizinan atau Online Single Submission yang selama ini belum berjalan efektif karena sulitnya akses internet di daerah terpencil,” kata Darnawan.

Terbukanya akses internet melalui ‘Palapa Ring’ diyakini mampu menggerakkan sektor e-commerce di negeri ini, “E-commerce di Indonesia punya potensi hingga Rp 10 ribu triliun, tapi saat ini baru terlaksana sekitar Rp 50 triliun. Jadi, masih banyak ruang kosong yang masih bisa diisi,” ungkapnya.

Darmawan mencontohkan, industri-industri mebel di Jepara, kerajinan di Klaten maupun kopi di Sulawesi terbukti lebih sukses meraup pasar kalau mereka memiliki platform media sosial.screen-shot-2019-10-16-at-09-17-27

“Inilah kesempatan besar bagi Indonesia untuk ‘riding the wave’. Milenial yang sangat melek internet merupakan motor perubahan untuk pembangunan ekonomi kita lebih baik,” jelasnya.

Darmawan mengibaratkan jalur internet yang kini mudah dan murah diakses dapat diibaratkan sebagai jalan raya nan amat besar.

“Internet ini adalah backbone, jalan raya, yang bisa digunakan semua kendaraan. Kita sekarang punya landscape baru, dunia yang dulu terisolasi, kini jadi terbuka. Siapapun bisa punya akses informasi yang sangat membantu mereka dalam pengembangan kapasitasnya,” pungkasnya.

 

 

Close