Bicara Kepemimpinan, Moeldoko Hadiri Anjangsana Mahasiswa PMDSU

Bicara Kepemimpinan, Moeldoko Hadiri Anjangsana Mahasiswa PMDSU

Bicara Kepemimpinan, Moeldoko Hadiri Anjangsana Mahasiswa PMDSU

JAKARTA - Bicara konsep kepemimpinan dalam pembangunan SDM Iptek dan dikti nasional, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menghadiri Anjangsana Mahasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) Kemenristekdikti di Hotel Grand Sahid pada Selasa, 16 Oktober 2019.

Dalam paparan singkat mengenai konsep kepemimpinan dalam pengembangan iptek, Moeldoko mengatakan bahwa program ini menjawab bahwa tidak ada satupun warga indonesia yang tidak bisa meraih cita-cita. Kastaf juga menyampaikan bahwa hanya dengan pendidikan lah yang bisa mengubah lingkungan sekitar.

Program ini juga salah satu upaya untuk menuju SDM Unggul. Di samping itu, Moeldoko juga berpesan bahwa mahasiswa tidak boleh melupakan ideologi Pancasila.gm3

“Kita ingin orang yang hebat dr sisi iptek tapi juga punya karakter  kuat yang tercermin dari ideologi yang kuat, punya jiwa kebangsaan kuat dan punya keyakinan bahwa konstitusi tetap berjalan dengan baik,” tutupnya.

Menristek Mohammad Nasir menyampaikan bahwa pentingnya ke depan anak-anak Indonesia harus di dorong karena punya talenta yang baik

“Saya punya mimpi 10 thn kedepan kepemimpinan ada di tangan kalian dengan kemajuan yang ada. Stop talking start making,” tambahnya

gm1Dalam paparannya, Dirjen Sumber Daya Kemenristek Dikti Ali Gufron Mukti menjelaskan bahwa program PMDSU ini merupakan manajemen talenta  ilmu pengetahuan yang memakan biaya hanya sepertiga biaya sekolah keluar negeri.

“Ini adalah tim khusus ilmu pengetahuan teknologi dari dosen dan peneliti yang hebat untuk itu kami yakin mereka disini mendapat arahan agar tau strategis kedepan,” ucapnya.

Lulusan program PMDSU telah banyak menghasilkan publikasi internasional. Satu orang lulusan dapat mempublikasi 7 hingga 22 publikasi internasional terlebih lagi usia lulusan dibawah 30 tahun

“Target saya 35 thn mereka sudah jadi profesor dan ini kerja keras yg harus kita lakukan karena mereka punya talenta,”  katanya.

Kemenristek Dikti memiliki serangkaian program untuk mendorong pengembangan mahasiswa dan dosen dengan berbagai macam bidang seperti sains dan teknologi dengan konsentrasi computer science.gm6

Close