slider-ksp
BERITA KSP 

> selengkapnya


PRODUK

Ruang Kendali Operasi yang dikhususkan bagi Presiden dan Wakil Presiden RI, terletak di lantai 1 Gedung Bina Graha Jakarta dan saat ini dikelola Kantor Staf Presiden sebagai pusat kendali dalam menjalankan pemerintahan dan pengendalian prioritas nasional.

Logo LAPOR

Portal resmi data terbuka Indonesia untuk meningkatkan pemanfaatan data pemerintah sebagai upaya Kantor Staf Presiden melakukan pembenahan atas arus data Pemerintah.

Logo LAPOR

Memonitor dan mengevaluasi laporan realisasi anggaran program Pemerintah Pusat dan Daerah. Sekretariat TEPRA merupakan tim gabungan dari KSP, Kemenkeu, LKPP, BPKP, BAPPENAS dan Kemendagri.

Logo LAPOR

Salah satu tools untuk membantu monitoring dan evaluasi program prioritas nasional. Pantau dapat digunakan baik dalam bentuk aplikasi android atau dashboard website untuk memudahkan pemantau memasukkan data dari lapangan secara langsung.

Logo LAPOR

Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat adalah sebuah sarana aspirasi dan pengaduan berbasis media sosial yang mudah diakses melalui www.lapor.go.id, SMS ke 1708, atau mobile apps.

> selengkapnya


LAPORAN TERPILIH

BERITA PRESIDEN

> selengkapnya

Capture

8 hours ago

Presiden Joko Widodo

Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 di Denpasar berlangsung meriah, Sabtu kemarin. Pesta ini diikuti tidak hanya dari kabupaten dan kota di Provinsi Bali, tapi juga dari luar daerah dan luar negeri seperti ISBI Papua, Sanggar Basundari Jepang, Forum Sunda Kecil, pemerintah Provinsi GuangXi China, atau Konsulat Jepang.

Saya sendiri berkesempatan untuk membuka, sekaligus menjadi peserta yang ikut dalam pawai bersama Ibu Negara.

Foto: Biro Pers Setpres
... See MoreSee Less

View on Facebook

13 hours ago

Presiden Joko Widodo

Pembangunan infrastruktur jangan hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik dan ekonomi semata. Pada saat bangsa Indonesia memulai pembangunan fisik, sesungguhnya bangsa Indonesia sedang mulai membangun infrastruktur budaya baru.

Contohnya, saya sampaikan di kampus Institut Seni Indonesia di Kota Denpasar, kemarin siang adalah pembangunan mass rapid transit (MRT) dan light rail transit (LRT). Saat kita membangun MRT, sebenarnya kita juga sedang membangun budaya baru, peradaban baru dalam bidang transportasi massal yang tidak ada pembandingnya dalam sejarah masa lalu kita. Kita ingin budaya baru, budaya tepat waktu, budaya antre. Di banyak negara lain, MRT dan LRT ini sudah menjadi bagian budaya masyarakat.

Cara pandang yang sama juga berlaku ketika kita membangun perbatasan dan kawasan terluar Indonesia. Pada dasarnya kita juga sedang membangun mental dan karakter bangsa bahwa saudara-saudara kita di wilayah-wilayah tersebut harus merasa menjadi bagian dari Indonesia.
... See MoreSee Less

View on Facebook

Goresan kuas di atas kanvas ini akan diteruskan menjadi lukisan oleh mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Saya hadir di kampus ISI siang tadi untuk memberikan kuliah umum tentang pembangunan infrastruktur yang mendukung kemajuan kebudayaan dan kesenian Indonesia.

Foto: Biro Pers Setpres
... See MoreSee Less

View on Facebook

Dulu di tahun 1808 Daendels membangun Jalan Raya Pos dari Anyer ke Panarukan sejauh 1.000 kilometer. Sekarang Pak Basuki memimpin pembangunan Jalan Tol Trans Jawa dari Merak ke Banyuwangi sepanjang 1.150 kilometer dan tersambung tahun 2019.

Keduanya menyambungkan jalan darat dari ujung timur ke ujung barat Pulau Jawa.

Foto: Kementerian PUPR
... See MoreSee Less

View on Facebook

Sepekan sebelum Hari Raya Idulfitri, Jalan Tol Gempol-Pasuruan seksi 1 dan 2 sepanjang 20,5 kilometer di Jawa Timur sudah dibuka fungsional untuk pemudik. Kondisi jalannya sudah sangat siap. Maka hari Jumat kemarin, saya pun meresmikan pengoperasiannya.

Dengan begitu, total ruas tol yang telah terhubung dari Merak sampai Pasuruan adalah 920 kilometer. Sepanjang 607 kilometer di antaranya telah beroperasi, sedangkan sisanya sepanjang 313 kilometer akan beroperasi pada akhir Desember 2018.

Jalan tol ini juga bagian dari Tol Trans Jawa yang memiliki total panjang 1.150 kilometer — dari Merak hingga Banyuwangi — yang akan rampung pada tahun 2019.

Saya berharap, dengan adanya jalan tol ini, mobilitas orang, barang, distribusi logistik, kemudian biaya logistik, akan menjadi lebih murah karena bisa lebih cepat. Pembangunan tol juga harus terintegrasi dengan titik-titik pertumbuhan ekonomi, dari kawasan industri, pelabuhan, hingga pariwisata.

Foto: Biro Pers Setpres
... See MoreSee Less

View on Facebook
BERITA VIDEO

Maknai Kemerdekaan dengan Kerja dan Karya

 PresidenRI-Logo-Edited1-300x79 Logo-Wapres Logo-Setneg Logo-Setkab
PRAKIRAAN ANGIN Lihat Informasi
INFORMASI IKLIM Lihat Informasi
PROGRAM PRIORITAS

Bagikan Situs Ini :

Close